Menu

Mode Gelap
Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun  Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji

Daerah · 5 Des 2020 20:58 WIB ·

5 Kali Survei Bentuk Keseriusan Demokrat Berkompetisi di Pacitan


 5 Kali Survei Bentuk Keseriusan Demokrat Berkompetisi di Pacitan Perbesar

LINTAS7.NET,PACITAN-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan Kabupaten Pacitan sebagai barometer politik nasional Partai Demokrat. Alasannya karena Pacitan merupakan tanah kelahiran Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Historis SBY pula yang mendasari Partai Demokrat harus menang di Pacitan pada
Pilkada 9 Desember mendatang. Terlebih selama ini Pacitan dikenal sebagai basis kekuatan partai berlambang bintang mercy.

Demi mencapai target kemenangan itu, AHY mengungkap proses panjang menentukan nama calon bupati dan calon wakil bupati. Bahkan, untuk memastikan kemenangan DPP Demokrat menerbitkan SK Rekomendasi paling terakhir.

“Saya mengikuti perkembangan progres dari pilkada (di Pacitan) ini secara dekat. Penentuan paslon di Pacitan termasuk yang terakhir. Mengapa terakhir karena kita ingin yakin benar bahwa memang calon yang kita usung memiliki kans besar untuk menang,” kata AHY pada acara Gathering Media Sabtu (5/12) siang.

“Saya katakan tidak boleh coba-coba, tidak boleh untung-untungan tapi Pacitan harus menang dan harus menang secara signifikan tidak boleh hampir kalah kalau hampir kalah berarti menang tipis sekali itu, harus menang menentukan,” tegasnya.

AHY juga mengungkap keseriusan Partai Demokrat dalam berkompetisi dan mempertahankan kantong suara pemilih di Pacitan. Diantaranya survei yang dilakukan lebih sejak awal tahapan Pilkada sampai jelang pencoblosan.

“Daerah lain satu kali bahkan ada yang sama sekali tidak melakukan survei karena alasan covid-19 tapi untuk Pacitan tahun 2019 sudah survei, awal tahun (2020) kita survei, pertengahan tahun survei, masuk penjaringan survei dan terakhir kita survei lagi. Artinya begitu seriusnya kita ingin yakinkan bahwa 9 Desember nanti menjadi milik pasangan Aji-Gagarin,” tandasnya. (IS)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pengunjung Goa Gong Tertimpa Atap Gazebo Runtuh

5 Desember 2022 - 20:40 WIB

Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka

4 Desember 2022 - 22:54 WIB

Terdakwa Korupsi Serahkan Uang Pengganti Kerugian 146 Juta

3 Desember 2022 - 19:41 WIB

Hanya 3 Jam Pemasangan, Pipanisasi 4,5 Kilometer Bisa Dinikmati Warga

1 Desember 2022 - 22:57 WIB

Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana

29 November 2022 - 23:02 WIB

Ratusan Warga Daftar PPK Pemilu 2024

27 November 2022 - 20:18 WIB

Trending di Daerah