50 Sekolah Rusak Berat, Bantuan Renovasi Dari APBN di Tarik Imbas Pandemi

- Jurnalis

Jumat, 6 November 2020 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LLINTAS7.NET, PACITAN-Puluhan gedung sekolah SD dan SLTP di Pacitan rusak.Selain termakan usia, sejumlah sekolah rusak di picu bencana alam tanah gerak. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai rusak sedang hingga berat.Sayangnya, bantuan renovasi dari pemerintah pusat untuk sejumlah sekolah di batalkan, imbas pandemi covid 19.  Dinas Pendidikan mencatat, ada 50 lembaga sekolah yang akan di prioritaskan untuk mendapatkan bantuan renovasi tahun 2021 mendatang.

“Seperti SDN Sukodono dan SDN ngadirejan itu rusak parah. Sempat ada angggaran dari APBN tapi  di tarik lagi karena Covid-19”. Ungkap kasi sarana prasarana dinas pendidikan kabupaten pacitan.

Baca Juga :  Lestarikan Ekosistem Laut, Lewat Kampanye Mural Jalanan

Meski beberapa sekolah rusak parah, namun dindik mengaku tidak akan melakukan relokasi.Sebab, pengadaan tanah untuk sekolah baru membutuhkan anggaran besar. Dindik akan mengupayakan renovasi dengan memperhatikan struktur tanah yang ada.Terkait sumber dana, pihaknya mengusulkan biaya melalui Dana Alokasi Khusus(DAK) tahun depan.

Baca Juga :  Untuk Berangkat Haji, Masa Tunggu 24 Tahun Lagi

”Kalau rusak ringan di tangani melalui Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah,red)” imbuh Wahyono.

Selain sejumlah gedung sekolah yang rusak, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki akses jalan menuju tempat belajar tersebut. Pasalnya, jalan menuju sekolah sekaligus akses warga beraktifitas banyak yang rusak. Hal itu cukup mengganggu siswa menimba ilmu.

”Kalau jalan kewenanganya ada di PUPR”, pungkasnya. (AP)

Berita Terkait

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Berita Terbaru