Menu

Mode Gelap
Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun  Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji

Daerah · 27 Agu 2020 16:09 WIB ·

Tertunda Dua Kali, Aji Resmi Calon Bupati


 Tertunda Dua Kali, Aji Resmi Calon Bupati Perbesar

LINTAS7.NET-PACITAN– Nama Indrata Nur Bayuaji jadi perbincangan masyarakat usai resmi menerima SK Rekomendasi Calon Bupati dari Partai Demokrat. Sebagian masih beranggapan Bendahara DPC Demokrat Pacitan itu masih terlalu muda dan tergantung pada nama besar Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, melihat jejak politiknya penilaian itu sama sekali tidak berdasar.

Sebelum mencapai titik ini, pria yang akrab disapa Mas Aji itu melalui proses panjang berliku yang tidak banyak diketahui publik. Dia sempat dua kali memendam mimpi menjadi wakil bupati dan Ketua Dprd Pacitan. Semua itu rela dilakoni karena kebesaran hati sekaligus kepatuhan terhadap keputusan SBY, sebagai pemimpin partai.

Pengalaman Indrata Nur Bayuaji tak perlu diragukan. Mulai terjun ke politik sejak berdirinya Partai Demokrat, Aji, sukses melenggang ke Parlemen Tingkat 2 dengan raihan suara tertinggi di internal partai pada tahun 2009. Pada tahun itu pula Aji mulai diuji kebesaran hatinya. Berbekal suara terbanyak, anak kelima dari lima bersaudara itu rela hati melepas jabatan Ketua DPRD Pacitan kepada Sutopo. 

“Waktu Pileg 2009 itu Aji memperoleh suara terbanyak partai. Sesuai aturan dia berhak atas kursi Ketua Dprd Pacitan. Namun, karena dinilai masih muda, Dia dengan legowo menerima apa yang menjadi keputusan Pak Sby sebagai pendiri Partai Demokrat,” ujar Soedjono, Ayah Indrata Nur Bayuaji saat ditemui di kediamannya Kelurahan Ploso Kamis, (27/8) siang. 

Sepupu Sby itu menambahkan, setahun kemudian tepatnya di Pilkada 2010, putra bungsunya kembali memupus mimpi saat tak direstui maju sebagai wakil bupati. Padahal sejak awal pasangan Indartato-Aji mendapat dukungan rakyat hingga proses pendaftaran ke Partai Demokrat. 

“Di tahun 2010 itu sama karena usianya, Aji belum mendapat restu dari Sby. Dia diminta tetap berada di legislatif mengabdikan diri dan menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dengan baik. Jadi dua kali berpeluang waktu itu menjadi wakilnya Pak Indartato dan Ketua DPRD yang akhirnya di serahkan pada pak Sutopo,” Imbuh pria yang turut membesarkan Partai Demokrat di Pacitan. 

Dua kesuksesan tertunda itu tak membuat Aji berkecil hati. Dia terus mengabdikan diri sebagai wakil rakyat di DPRD Pacitan. Hingga akhirnya menerima amanah sebagai Ketua DPRD di tahun 2019 dan kini menjadi calon kuat Bupati Pacitan tahun depan. 

“Alhamdulillah keikhlasannya waktu itu membuahkan hasil. Sekarang mendapat restu untuk menjadi Bupati Pacitan. Pesan saya sebagai orang tua nanti laksanakan semua tugas pengabdian sesuai aturan yang ada,” pungkasnya.

Berdasarkan rekomendasi Partai Demokrat, Aji, bakal berpasangan dengan Gagarin yang juga resmi ditetapkan sebagai wakil bupati. Pasangan ini diprediksi melenggang menjadi bupati wakil bupati Pacitan. (IS).

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pengunjung Goa Gong Tertimpa Atap Gazebo Runtuh

5 Desember 2022 - 20:40 WIB

Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka

4 Desember 2022 - 22:54 WIB

Terdakwa Korupsi Serahkan Uang Pengganti Kerugian 146 Juta

3 Desember 2022 - 19:41 WIB

Hanya 3 Jam Pemasangan, Pipanisasi 4,5 Kilometer Bisa Dinikmati Warga

1 Desember 2022 - 22:57 WIB

Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana

29 November 2022 - 23:02 WIB

Ratusan Warga Daftar PPK Pemilu 2024

27 November 2022 - 20:18 WIB

Trending di Daerah