Akhirnya 14 Februari 2024

- Jurnalis

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SETELAH sekitar 20 bulan lamanya berproses dengan tahapan, hari yang ditunggu pun tiba. Rabu Legi, 14 Februari 2024. Sepekan kemarin, berbagai persiapan dimatangkan. Khususnya berkaitan dengan pendistribusian logistik. Sejak Senin (12/2), logistik luar kotak maupun di dalam kotak dipastikan sudah berada di seluruh kecamatan di Pacitan. Sedangkan Selasa (13/2), seluruh logistik mulai didistribusi secara kolosal ke seluruh PPS, serta diteruskan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hari Selasa itu, seluruh personil KPU Pacitan dijadwalkan monitoring distribusi logistik ke sejumlah TPS. Saya kebagian untuk memonitoring TPS di Desa Ponggok, Kecamatan Pacitan. Memastikan bahwa logistik benar-benar terdistribusi di wilayah utara kota tersebut.

Di hari itu pula, upaya KPU Pacitan untuk mencatatkan rekor berhasil terwujud. Pencatatan rekor atas penyampaian Petikan Keputusan terbanyak kepada 13.020 orang secara serentak saat pelantikan KPPS 25 Januari 2024 lalu. Rekor ini tercatat dalam Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid). Tercatat atasnama KPU Pacitan selaku lembaga pelaksana dan atasnama saya sebagai pemrakarsa kegiatan.

Bersyukur sekali upaya yang saya rintis bersama teman-teman sekretariat KPU Pacitan ini berbuah ganjaran positif. Apalagi, dengan pencatatan rekor tersebut dipastikan baru terjadi di Indonesia. Selaku pemegang salah satu rekor, saya berharap ini menjadi legacy yang dapat saya persembahkan untuk lembaga tercinta. Sebab, piagam rekor Leprid ini akan terpajang di kantor KPU Pacitan. Apalagi, tidak mudah untuk dapat menembus pencatatan rekor ini.

Kembali kepada persiapan menjelang hari-H. Selasa bakda Magrib, digelar doa bersama di halaman kantor KPU Pacitan. Bermunajat bersama untuk kelancaran pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di Pacitan pada khususnya. Selain dihadiri sejumlah kalangan, doa ini dipimpin oleh Ketua PCNU Pacitan KH Sutrisno.

Baca Juga :  Masa Tenang

Usai doa bersama, digelar seremoni pemusnahan surat suara rusak atau tidak terpakai. Metode pemusnahan dilakukan dengan dibakar. Disaksikan bersama oleh Bawaslu Pacitan, Polres, Kodim 0801 dan sejumlah pihak terkait. Tidak lama seremoni ini. Acara berlanjut dengan rakor bersama sejumlah stakeholders terkait. Rakor ini sebagai bentuk finalisasi kesiapan seluruh elemen dalam suksesi pemungutan dan penghitungan suara. Hadir langsung dalam rakor ini, Kapolres dan Komandan Kodim 0801 Pacitan, serta sejumlah kepala instansi terkait.

Usai rakor, kegiatan dilanjutkan dengan monitoring ke sejumlah TPS di wilayah kota. Kami di KPU Pacitan bersama Kapolres, Komandan Kodim 0801 Pacitan dan pimpinan instansi terkait, mengunjungi beberapa TPS. Mulai dari TPS lokasi khusus di Rutan Kelas IIB Pacitan, hingga beberapa TPS di wilayah kota lainnya. Saya bersama tim sekretariat KPU Pacitan juga sempat mendatangi TPS di wilayah Kelurahan Pucangsewu. Memastikan bahwa layout TPS sudah sesuai ketentuan, termasuk kesiapan dari penyelenggaranya berikut dukungan-dukungan lainnya.

Rabu (14/2) pagi, saya bersama istri menyalurkan suara di TPS yang tidak jauh dari tempat tinggal. Tidak lupa foto-foto euforia nyoblos, untuk menjadi bahan story media sosial. Setelah itu, saya terjadwal monitoring pelaksanaan pemungutan suara di wilayah Kecamatan Tegalombo, Bandar dan Nawangan. Lokasi pertama, Tegalombo, dipastikan berjalan sesuai harapan. Beberapa kendala seperti kekurangan logistik dalam kotak, bisa segera terselesaikan.

Baca Juga :  Sah! Rp 37 Miliar

Berlanjut di Kecamatan Bandar. Kebetulan, di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah ini, terdapat sedikit kendala. Terdapat surat suara tertukar dengan Dapil lain untuk Pemilu anggota DPRD Kabupaten. Saya tunggu sampai proses penghitungan suara. Tertukarnya surat suara ini, beruntung dapat diketahui lebih awal. Sehingga bisa dicegah lebih dini dan tidak sampai mempengaruhi jalannya pemungutan suara.

Seperti biasanya, malam hari pada saat hari-H pemungutan suara, di kantor KPU Pacitan disiapkan dua angkringan. Sebagai fasilitas bagi pihak-pihak yang bertugas pada malam itu. Termasuk pihak-pihak yang ingin memantau jalannya proses penghitungan suara.

Bersyukur, secara umum proses pemungutan dan penghitungan suara di Pacitan berjalan dengan baik, aman dan lancar. Seluruh persiapan yang dimatangkan jauh-jauh hari, benar-benar berpengaruh dalam proses seharian ini. Dukungan berbagai pihak juga tidak dapat dilepaskan. Termasuk dukungan keamanan dari pihak keamanan.

Keesokan harinya, Kamis (15/2) mulai bersiap untuk rekapitulasi di tingkat kecamatan. Personil di KPU Pacitan diturunkan untuk memantau kesiapan tersebut. Termasuk kesiapan pengembalian logistik dari TPS ke PPK di seluruh kecamatan di Pacitan.

Sabtu (17/2), KPU Pacitan mengundang seluruh PPK untuk menyamakan persepsi terkait rekapitulasi hasil perolehan suara di tingkat kecamatan. Di hari itu pula, KPU Pacitan mendapat monitoring dari KPU Jawa Timur, yakni Ibu Nurul Amalia, ketua divisi data dan informasi. (*)

 

Tulisan ke-82/Edisi 12-18 Februari 2024

Berita Terkait

Rekapitulasi Kabupaten
Rekapitulasi Kecamatan
Masa Tenang
Kesiapan Hadapi PHPU
Pelantikan 13.020 KPPS
Asistensi Produk Hukum
Libatkan 200 Masyarakat
Jumat Padat

Berita Terkait

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:10 WIB

Rekapitulasi Kabupaten

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:08 WIB

Rekapitulasi Kecamatan

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:08 WIB

Akhirnya 14 Februari 2024

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:05 WIB

Masa Tenang

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:04 WIB

Kesiapan Hadapi PHPU

Sabtu, 16 Maret 2024 - 03:09 WIB

Pelantikan 13.020 KPPS

Sabtu, 16 Maret 2024 - 03:05 WIB

Asistensi Produk Hukum

Sabtu, 16 Maret 2024 - 03:02 WIB

Libatkan 200 Masyarakat

Berita Terbaru