Bakal Direhab, Pedagang Pasar Besar Ngawi Cemas

- Jurnalis

Kamis, 28 Februari 2019 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI – Ribuan pedagang Pasar Besar Ngawi dibuat cemas setelah beredar kabar akan direhabilitasi pada tahun 2020 mendatang. Untuk mempertahankan omzet penjualan para pedagang meminta tempat relokasi tidak jauh dari pasar semula dengan menempati bahu jalan raya.

Hanya saja permintaan tersebut belum direspon dari pihak terkait setelah bertentangan dengan undang-undang lalu-lintas dan angkutan jalan. Seperti yang disampaikan Nur Laela salah satu pedagang meminta pemerintah daerah (Pemkab) Ngawi harus mempertimbangkan sisi ekonomis dalam relokasi nantinya.

Baca Juga :  Wabup Ony Minta Saling Menguatkan dan Perkuat Silaturahmi

“Kalau kabar pasar ini akan direhab jelas saya selalu pedagang mendukung sepenuhnya. Hanya saja lokasinya jangan sampai jauh dari tempat awal yakni pasar,” terang Nur Laela, Kamis, (28/02/2019).

Dengan alasan itu ia meminta Bupati Ngawi turun langsung menemui pedagang untuk melakukan audiensi. Memang dari hasil rapat sebelumnya dengan instansi terkait bersama paguyuban pedagang pasar ada tiga opsi lokasi untuk memindahkan sementara para pedagang ini. Antara lain kawasan Terminal Kertonegoro, Kepatihan dan opsi terakhir sekitar Pasar Besar Ngawi.

Baca Juga :  Bejat, Tak Hanya Dicabuli Bahkan Diperkosa

Seperti diketahui kondisi Pasar Besar Ngawi yang notabene pengelolaanya dibawah pemerintah daerah kurang maksimal dalam hal insfrastrukturnya sejak terakhir dibangun pada 1991. Sehingga perlu rehabilitasi menyesuaikan perkembangan taraf perekonomian sekaligus sebagai pusat perbelanjaan masyarakat sekitarnya. (en*)

Berita Terkait

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan
Ratusan Warga Pacitan Serbu Pasar Murah
Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA
Mengadu ke Bupati, Pedagang Minta Penundaan Eksekusi Lahan Pasar Tulakan
Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun
Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Minggu, 17 Maret 2024 - 16:12 WIB

Ratusan Warga Pacitan Serbu Pasar Murah

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Selasa, 30 Maret 2021 - 21:54 WIB

Mengadu ke Bupati, Pedagang Minta Penundaan Eksekusi Lahan Pasar Tulakan

Minggu, 28 Maret 2021 - 09:52 WIB

Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun

Kamis, 25 Maret 2021 - 09:32 WIB

Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB