Menu

Mode Gelap
Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo  Empati Bencana Cianjur, SMK PGRI 2 Ponorogo Galang Dana dan Shalat Ghoib Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP  Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

Industri · 30 Okt 2019 19:46 WIB ·

Beberapa KA di Daop 7 Terlambat, Ternyata Ini Sebabnya


 Beberapa KA di Daop 7 Terlambat, Ternyata Ini Sebabnya Perbesar

Lintas7.net, MADIUN – Beberapa jadwal Kereta Api (KA) di Daop 7 Madiun mengalami keterlambatan. Di antaranya ; KA Gajayana jurusan Gambir-Malang yang seharusnya masuk Kertosono pada pukul 05.38 WIB menjadi 05.58 WIB atau terlambat 20 menit.

Lalu, KA Brantas jurusan Pasarsenen-Blitar seharusnya masuk Kertosono pukul 06.02 WIB menjadi 06.28 WIB atau terlambat 26 menit. Kemudian KA Majapahit tujuan Pasarsenen-Malang yang seharusnya masuk Kertosono pukul 06.24 WIB, menjadi 06.44 WIB atau terlambat 20 menit.

Disusul KA Kahuripan relasi Kiaracondong Bandung-Blitar yang seharusnya masuk Kertosono pukul 06.43 WIB menjadi 07.10 WIB, terlambat 27 menit dan KA Turangga relasi Bandung-Surabaya Gubeng yang seharusnya masuk Kertosono 06.53 WIB menjadi 07.50 WIB ikut andil keterlambatan 57 menit.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko kepada redaksi lintas7.net pada Rabu (30/10/2019) menjelaskan bahwa KAI Daop 7 bersama Satker wilayah Jawa bagian timur melakukan Switch Over (SO) pada segmen jalur ganda stasiun Baron, Kertosono, Sembung, dan Jombang sepanjang kurang lebih 22 Kilometer.

Persiapan telah dilakukan sebelumnya oleh Satker Jatim bersama Tim Supreme Daop 7 Madiun mulai dari uji beban yang telah dilakukan Selasa (29/10/2019) kemarin.

Setelah itu dilakukan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam kondisi normal dan darurat, checklist semua peralatan, material yang dibutuhkan, penentuan waktu kerja sampai penanggung jawab masing-masing bagian.

Vice President Daop 7 Madiun Wisnu Pramudyo bersama kepala PPK1 wilayah Jawa bagian timur Yustina Nurhayati juga melakukan pengawasan langsung pelaksanaan Switch Over (SO) guna memastikan semua yang bekerja sesuai SOP.

“Secara umum, proses Switch Over (SO) berjalan lancar, kelambatan yang terjadi pada beberapa KA, disamping menunggu selesainya pekerjaan juga karena adanya pembatasan kecepatan,” terang Wisnu.


Wisnu berterimakasih kepada tim Satker Jatim yang telah melakukan pekerjaan mulai dari persiapan hingga terlaksananya kegiatan. Dengan dioperasionalkannya jalur ganda mulai dari Stasiun Jombang sampai Baron hingga Geneng, sudah menghilangkan 29 titik persilangan dan memperpendek waktu tempuh antara 10 sampai 15 menit.

“Secara umum pekerjaan berjalan lancar, dan mohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan akibat kelambatan yang terjadi di beberapa KA,” ungkapnya. (ant)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pecah !!! Ribuan Orang Ikuti Jalan Pagi Bareng Bupati, Rayakan HUT ke-4 Pujasera Jiwan

27 November 2022 - 18:23 WIB

Ratusan Peserta Ikuti Ujian Tulis Penerimaan Perangkat di Dua Desa di Kecamatan Madiun

26 November 2022 - 20:07 WIB

Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo 

25 November 2022 - 18:43 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan, 36 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi Disita

23 November 2022 - 21:08 WIB

Keliling Sudimoro, Bupati Aji Kunjungi Korban Tanah Longsor

23 November 2022 - 11:55 WIB

Brimob hingga Tim Trauma Healing Diterjunkan Polri Untuk Bantu Penanganan Gempa Cianjur 

21 November 2022 - 19:57 WIB

Trending di Nasional