Story Whatsapp Korban Bunuh Diri yang Menyayat Hati!

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2020 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Peristiwa tragis yang dialami seorang Ibu rumah tangga di Kecamatan Tulakan, Pacitan menyisakan pilu. Betapa tidak, sebelum nekat mengakiri hidup dengan cara terjun ke jurang, Untung Purwati, (36 thn) sempat menuliskan pesan akan perasaan dan masalah yang tengah dihadapinya. 

Ibu 2 anak itu seolah tak lagi mampu menyangga beban persoalan hingga memilih mengakhiri hidup dengan cara tak wajar. Dalam pesan story whatsapp yang didapat redaksi Lintas7.net, Purwati, mengisaratkan akan kehadiran orang ketiga dalam biduk rumah tangganya.

“Aku pamit. Untuk suamiku semoga kau berbahagia bersama orang yang kau banggakan. Terimakasih untuk semuanya karena telah sudi menerima aku sebagai istrimu. Maaf aku tidak bisa membahagiakan kamu, semoga menemukan kebahagiaan bersama orang yang kamu sayangi sekarang ini aku ikhlas, sayangi dia sayangi anakmu, I love U,” kalimat story whastapp Purwati dilengkapi emoticon menangis. 

Baca Juga :  Tertimpa Pohon Tumbang, Pedagang Cilok Meninggal Dunia

“Untuk orang yang berhasil membuat suamiku jatuh cinta, aku ucapkan selamat telah berhasil menghancurkan rumah tanggaku. Seandainya menikah dengan suamiku sayangi dia, bahagiakan dia, sayangi anak-anakku seperti kamu menyayangi anak-anakmu,” pesan story lanjutan korban bunuh diri tersebut. 

Masalah asmara diduga kuat menjadi penyebab, Purwati, nekat terjun ke jurang sedalam sekitar 125 meter di belakang rumahnya. Bahkan, menurut keterangan Kepolisian sebelum kejadian itu perempuan malang itu sempat mencoba bunuh diri namun berhasil digagalkan sang suami.  

Baca Juga :  Budaya, Harmoni, dan Harapan di Festival Kenthong Aji Sudimoro

“Jadi dua hari sebelumnya (Rabu, 27/9) korban sempat melakukan percobaan bunuh diri, namun bisa di cegah oleh suaminya yang baru saja datang dari merantau. Dan pada hari Jum’at, setelah menulis pesan singkat story whatsapp, aksi menjatuhkan diri ke jurang tak lagi dapat diselamatkan,” terang Iptu. Umaryono, Kapolsek Tulakan pada wartawan, Sabtu, (26/9) pagi. 

Jasad Purwati sudah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Desa setempat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, saudara dan kerabat dekat. Tak ada yang mengira korban memilih jalan pintas dalam menyelesaikan permasalahan yang mendera rumah tangganya. (IS).

Berita Terkait

Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro
Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman
Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:52 WIB

Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026

Kamis, 16 April 2026 - 19:50 WIB

PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:31 WIB

Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

Berita Terbaru