Bernilai Milliaran, Puskesmas Baru Sebulan Diresmikan Sudah Rusak

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2019 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PACITAN – Kualitas pembangunan gedung baru Puskesmas Punung bernilai miliaran rupiah di Kecamatan Punung, Pacitan, laik dipertanyakan. Sebab, baru satu bulan diresmikan, fasilitas kamar mandi tidak bisa difungsikan kembali. Penyebabnya plafon salah satu kamar mandi ambrol.

“Sementara fasilitas kamar mandi kami tutup sampai perbaikan dari pelaksana proyek PT. Noorlina selesai dikerjakan,” kata Kepala UPT Puskesmas Punung, Imam Sujono (4/3).

Menurut Imam, plafon ruang kamar mandi lantai satu itu ambrol pada sabtu (2/3) kemarin. Dugaan sementara konstruksi kamar mandi lantai dua kekurangan lapisan semen. Sehingga air merembes ke lantai bawah. Beruntung saat plafon ambrol kamar mandi dalam kondisi kosong.

Baca Juga :  Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

“Tadi pelaksana proyek melakukan pemeriksaan dan hasilnya ada rembesan air yang membuat plafon terjatuh. Masa perbaikan plafon ini membutuhkan waktu sekitar 3 hari,” tambahnya.

Selain atap kamar mandi, dinding bangunan lantai atas terlihat retak pada dua titik berbeda. Belum diketahui secara pasti penyebabnya, pihak puskesmas hanya bisa melaporkan temuan itu pada Dinas Kesehatan Pacitan.

Baca Juga :  Pilbup Pacitan Dipastikan Tanpa Paslon Perseorangan

Proyek pembangunan gedung puskesmas di wilayah Kecamatan Punung, Pacitan, menyedot anggaran 3,1 milliar rupiah di tahun 2018 lalu. Dalam proses pekerjaannya muncul persoalan mulai keterlambatan proggres hingga kualitas pembangunan. Kerusakan pada plafon dan dinding menjadi tanggung jawab pelaksana proyek karena masih dalam masa pemeliharaan. (BC)

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Berita Terbaru