Menu

Mode Gelap
Puluhan Warga Terjangkit DBD, 1 Pasien Meninggal Dunia Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan Tak Ada Kesengajaan, ABK Penangkap Lumba-lumba Dipulangkan Jaring Ikan Lumba-lumba, ABK Kapal Diperiksa Polisi Polda Jatim Antar Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam Malaysia ke Rumah Duka

Madiun · 14 Des 2021 20:45 WIB ·

Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun Pastikan Drainase di Tambak Mas Selesai Tepat Waktu 


 Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun Pastikan Drainase di Tambak Mas Selesai Tepat Waktu  Perbesar

FOTO : Sudah 98 persen, Drainase di Tambak Mas dipastikan selesai tepat waktu.

LINTAS7.NET, MADIUN – Pembangunan saluran drainase/gorong-gorong di ruas Dolopo-Tambak Mas (Desa Tambak Mas, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun dipastikan selesai tepat waktu. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Madiun, Anang Tri Tjahjono, mengatakan, proyek yang anggarannya berumber dari dana P-APBD Kabupaten Madiun tahun 2021 saat ini kondisinya sudah 98 persen.

“Saat ini sudah 98 persen, tinggal perapian saja. Targetnya pertengahan Desember sudah selesai semuanya, jadi kita evaluasi lagi nanti masih ada restan waktu untuk melakukan pembenahan,” ujar Anang, Jumat (10/12/2021).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Madiun, Anang Tri Tjahjono.

Proyek senilai Rp 175.140.000 yang digarap oleh CV. Mitra Taruna dengan tanggal kontrak 8 November 2021 – 22 Desember 2021 tersebut merupakan program pengembangan dan pengelolaan drasinase. Penanganannya berupa saluran cor beton dengan dimensi 60/60 sepanjang 96 meter dan box culver sebanyak 7 buah dengan panjang 8,4 meter.

Anang menambahkan, pembangunan saluran drainase dan gorong-gorong di Tambak Mas merupakan upaya untuk memelihara kondisi jalan di Kabupaten Madiun. Selain itu, kondisi sarana infrastruktur yang baik tentunya akan menunjang pertumbuhan ekonomi.

“Di lokasi drainase Tambak Mas ini merupakan titik kumpul air, di musim hujan selalu terjadi genangan sehingga sangat riskan merusak aspal,” katanya.

Anang menjelaskan, fungsi drainase sangat penting untuk menjaga jalan dari kerusakan akibat adanya genangan air. Jadi, pembangunan drainase untuk mengatasi genangan yang ada di ruas jalan.

“Ketika air tidak menggenang maka jalan menjadi awet, karena kelemahan dari konstruksi aspal itu ketika ada genangan air. Sifat elastis aspal akan hilang dan manjadi kaku apabila terendam air, dan kalau kaku maka akan mudah patah atau rusak,” beber Anang Tri Tjahjono.

“Selain itu, drainase juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk saluiran pembuangan dari limbah rumah tangga,” imbuhnya.

Menurut Anang, drainase merupakan sarana pendukung jalan yang wajib ada. Drainase sangat diperlukan di seluruh ruas jalan, tetapi karena faktor anggaran maka penanganan dilakukan skala prioritas.

“Perawatan jalan aspal itu harus didukung dari berbagai kegiatan. Selain aspalnya harus bagus, drainasenya juga harus bagus, kendaraan yang lewat harus sesuai tonase, jadi harus saling terkait,” pungkas Anang. (ant/red/adv)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

300 Jiwa di Desa Suluk Bisa Nikmati Air Bersih Berkat Program SPAM dari Dinas PU Kabupaten Madiun 

21 Desember 2021 - 11:06 WIB

Dukung Perekonomian Masyarakat, Bina Marga Dinas PU Kabupaten Madiun Perbaiki Jalan Kincang Batas Magetan 

21 Desember 2021 - 10:59 WIB

Sudah Lama Dinantikan Warga, Dinas PU Kabupaten Madiun Bangun SPAM di Desa Bader 

21 Desember 2021 - 09:18 WIB

Kapolda Jatim Beri Pembekalan Siswa Diktuk Bintara Polri dan Dikmaba TNI AD di SPN Mojokerto

14 Desember 2021 - 23:59 WIB

Kala Kapolda Jatim Bercengkrama dengan Anak-anak di Lokasi Pengungsian Korban Erupsi Semeru

14 Desember 2021 - 23:04 WIB

Terus Dikembangkan, Keberadaan Kampus UNS di Madiun Diharapkan Mampu Geliatkan Perekonomian Masyarakat

13 Desember 2021 - 21:01 WIB

Trending di Madiun