Menu

Mode Gelap
Kapolda Jatim Sampaikan Permohonan Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kepala KPLP Lapas I Madiun Sampaikan Ini BNPT Pantau Pelaksanaan Program Deradikalisasi Napi Terorisme di Lapas I Madiun  Puluhan Pedagang Pasar Pagotan Ikuti Sosialisasi Pasar Aman dari Bahan Berbahaya  Libatkan Bapas dalam Assessment Napi, ini Alasan Lapas I Madiun 

Daerah · 10 Jul 2021 22:12 WIB ·

Bupati Aji : Kritik Itu Bisa Jadi Obat Asal Dosisnya Tepat


 Bupati Aji : Kritik Itu Bisa Jadi Obat Asal Dosisnya Tepat Perbesar

LINTAS7.NET,PACITAN– Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyatakan kritik, saran dan pendapat masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini penting. Sebab, untuk menyelesaikan permasalahan ini tidak cukup hanya bergantung pada pemerintah.

Semua elemen masyarakat katanya perlu berpartisipasi dengan peran kecil sekalipun. Pria yang baru beberapa bulan memimpin Pacitan ini mengaku sering mendapat kritikan, cibiran hingga tuduhan yang tidak jelas dasarnya. Namun, hal itu katanya sulit dihindari dalam demokrasi.

Menurut Bupati Aji, kritikan bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk menentukan sebuah kebijakan. Sehingga saran bahkan kritik katanya bisa saja jadi alternatif pilihan terbaik sebelum membuat kebijakan.

“Kritik itu sebenarnya bisa menjadi obat asalkan dengan dosis yang tepat pula. Saya kira kritik itu bisa saja bentuk dari kepedulian sekaligus antisipatif agar yang dikuatirkan tidak sampai terjadi,” kata Bupati Aji pada wartawan Sabtu (10/7) sore.

Pengalaman Bupati Aji dalam menerima kritikan masyarakat itu memang bukan bualan. Bahkan, saat masih menjabat Ketua DPRD Pacitan, Dia, membuka mimbar bebas dalam bentuk Standup Comedy bertema “Kritik Kami” pada tahun 2019. Kritik hingga menjurus fitnah pun diakuinya masih dialaminya sampai saat ini.

“Ingat waktu belum jadi kepala daerah dulu bagaimana cibiran sampai tuduhan tak berdasar memenuhi ruang publik dan ternyata setelah jadi bupati kritik itu tetap ada dan tidak hilang, jadi mau gimana lagi kita ga bisa menghindari itu pastinya,” tambahnya.

Aji, menyadari tiap kebijakan pemimpin di level apapun selalu menuai respon yang beragam dari masyarakat. Hanya, bagaimana selalu bersikap positif atas masukan bahkan kritik itulah yang dinilainya lebih penting.

Dia, menegaskan sepahit apapun akan terus berupaya menerima berbagai aspirasi dari berbagai elemen masyarakat dalam bentuk kritik sekalipun. Hal ini karena dia menyadari bahwa dalam situasi pandemi seperti saat ini semuanya jadi tidak mudah.

“Jadi pendengar yang baik itu memang tidak mudah. Tetapi bagaimana kita terus berupaya untuk terbuka dengan saran, masukan dari siapapun dan apabila memang baik dan bisa dijalankan kenapa tidak, intinya itu,” tandasnya.

 

 

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Ribuan Crosser Padati Wilayah Hukum Polres Pacitan di PAT 75 Kilometer dan 60 Kilometer

26 September 2022 - 12:53 WIB

Saluran Air Meluap, Ruas Jalan Kota Pacitan Dikepung Banjir

26 September 2022 - 12:13 WIB

Kenduri Nasional Malam 1 Abad SH Terate untuk Dunia

1 September 2022 - 20:05 WIB

Pembangunan Jalan Srau – Watukarung Terus Digenjot

28 Agustus 2022 - 19:03 WIB

Target Vaksinasi Booster Mbleset

26 Agustus 2022 - 19:35 WIB

SDN 1 Mangkujayan Jadi Satu-satunya SD yang Lolos 10 Besar FRM

3 Agustus 2022 - 13:48 WIB

Trending di Nasional