Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Jul 2021 14:10 WIB

·

Bupati Madiun Salurkan Bantuan Beras Kemensos Untuk KPM PKH dan BST 


					Bupati Madiun Salurkan Bantuan Beras Kemensos Untuk KPM PKH dan BST  Perbesar

LINTAS7.NET, MADIUN – Bertempat di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Bupati Madiun Ahmad Dawami memberangkatkan armada pengangkut bantuan beras untuk PKH dan BST untuk didistribusikan kepada Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Madiun, Selasa (27/7/2021).

Launching ditandai dengan penyerahan beras secara simbolis oleh Bupati kepada perwakilan disaksikan oleh Kepala Perum Bulog Kancab Madiun, Ahmad Mustari, dengan prokes sangat ketat.

Bupati Madiun Ahmad Dawami

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini menuturkan, pemerintah melalui Kementerian Sosial RI juga memberikan bantuan tambahan berupa beras 10 kg kepada PKH (Program Keluarga Harapan) dan penerima BST (Bantuan Sosial Tunai). Bantuan beras untuk PKH dan BST di Kabupaten Madiun.

“Di Kabupaten Madiun, yang mendapat bantuan beras ini untuk PKH berjumlah 22.634, sedangkan untuk BST berjumlah 45.686, dengan total beras sebanyak 683,020 ton,” terang Kaji Mbing.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Madiun ini menjelaskan, bantuan ini sebagai upaya pemerintah untuk meminimalisir tekanan ekonomi masyarakat akibat penerapan PPKM Darurat oleh pemerintah. Apalagi, dimana-mana termasuk di Kabupaten Madiun, saat ini kasus aktif masih tinggi, sehingga diharapkan tambahan bantuan beras ini dapat bermanfaat.

“Saya pesan, kalau ada yang menerima beras yang kurang berkualitas langsung sampaikan ke tim di desa untuk kita ganti. Tapi saya yakin kualitas berasnya layak karena kita ambil dari hasil panen petani di Madiun. Petaninya dapat pemasukan, dan KPM (Keluarga Penerima Manfaat) mendapatkan bantuan berasnya. Jadi dua-duanya untung,” ungkap Bupati.

Bupati Madiun Ahmad Dawami secara simbolis menyerahkan bantuan beras Kemensos kepada perwakilan KPM PKH dan BST.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Perum Bulog Kancab Madiun Ahmad Mustari menjamin kalau beras untuk bantuan ini kualitasnya premium, karena berasnya baru yang diambil dari petani di wilayah Madiun.

“Kalau ada yang kurang layak, akan kita ganti,” ujarnya.

Guna memutus rantai penyebaran Covid-19, Bupati dan Forkopimda Kabupaten Madiun mengajak masyarakat untuk selalu memakai masker dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Terutama penerapan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Selain penerapan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran covid-19 masyarakat juga diharapkan mengikuti vaksinasi demi menciptakan kekebalan kelompok atau Herd Immunity agar pandemi covid-19 bisa segera berakhir dan ekonomi kembali pulih seperti sedia kala. Pun, kepada pelajar juga diharapkan selalu disiplin protokol kesehatan demi mencegah penyebaran covid-19 agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa segera dilaksanakan. (ant/red/adv)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Polres Pacitan Angkat Anak Yatim Piatu Yang Orang Tuanya Meninggal Dunia Karena Terpapar Covid-19

17 September 2021 - 10:49 WIB

Bupati Olah Sampah Tak Bisa Terurai Menjadi Briket

16 September 2021 - 17:40 WIB

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Madiun Soroti Soal Insentif Nakes, Penanganan Covid-19, dan Harga Porang

16 September 2021 - 08:02 WIB

Minimalisir Kerumunan, Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Luncurkan Inovasi Both Pandemi Paspor 

14 September 2021 - 10:14 WIB

Kehilangan Dua Kader Terbaiknya, Partai Demokrat Magetan Gelar Doa Bersama

7 September 2021 - 13:29 WIB

Operasi Tumpas Narkoba, Polisi Juga Membagikan Masker dan Hadiah

2 September 2021 - 11:51 WIB

Trending di Daerah