Tak Ada Dasar Hukum, Pembatasan Jam Malam Belum Berlaku di Pacitan

- Jurnalis

Selasa, 12 Januari 2021 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pacitan belum jelas dasar hukumnya.

Deni Cahyantoro, Kepala Bagian Hukum Setkab Pacitan mengatakan aturan hukum tentang PPKM sampai hari ini belum diterbitkan.

“Tadi baru naik bupati, sampai jam 3 tadi sore belum turun (aturannya),” kata Deni saat ditanya payung hukum penetapan PPKM Kabupaten Pacitan pada Selasa, (12/1) sore.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pacitan, Rachmad Dwiyanto, tampak kebingungan saat dikonfirmasi awak media tentang dasar hukum kebijakan PPKM di Pacitan.

“Lha iya itu saya bingung. Karena saat ini masih dalam proses, ada hal yang masih perlu didiskusikan,” katanya menjawab pertanyaan dasar hukum kebijakan PPKM pada Selasa (12/1) sore.

Baca Juga :  Sambangi Pelaku UMKM Ngawi, Sandiaga Uno Janjikan Kebijakan Ekonomi Pro Rakyat

Padahal sehari sebelumnya, pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan itu telah menyampaikan penetapan PPKM di Pacitan mulai berlaku 11 Januari – 25 Januari.

Belum adanya payung hukum terkait kebijakan PPKM ini maka dipastikan tidak ada pembatasan jam malam di wilayah Kabupaten Pacitan. Kebebasan ini setidaknya berlaku sampai aturan resmi dari Pemkab Pacitan diterbitkan.

“Ya (saat ini) masih bebas, karena dasar hukumnya belum ada,” tegasnya sekaligus meralat pernyataan penetapan PPKM di Pacitan.

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Kembali Tetapkan Pembatasan Jam Malam

Pernyataan penetapan PPKM di Pacitan direspon masyarakat. Sebagian warga berharap pemerintah tidak menetapkan pembatasan jam malam. Selain dinilai tidak efektif, pembatasan pada malam hari hanya merugikan masyarakat kecil.

“Menurut Saya pembatasan pada malam hari itu sama sekali tidak menunjukkan keberpihakan pada masyarakat kecil. Kalau memang akan membatasi ya jangan tanggung hanya malam hari. Selain itu siapkan solusinya jangan hanya membatasi saja,” kata Yanto, salah satu warga pedagang di Pacitan. (IS).

 

Berita Terkait

Kemilau Pekan Raya Bidik UMKM Naik Kelas hingga Dongkrak PAD
Pekan Raya UMKM Ponorogo Bakal Diramaikan Last Child hingga Ndarboy Gank
Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu
Bunda Lisdyarita Pastikan Masa Depan Empat Anak Lulu Terjamin
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:59 WIB

Kemilau Pekan Raya Bidik UMKM Naik Kelas hingga Dongkrak PAD

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pekan Raya UMKM Ponorogo Bakal Diramaikan Last Child hingga Ndarboy Gank

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu

Berita Terbaru

Plt Bupati Ponorogo beri beragam bantuan untuk 4 anak Lulu Atinni'mah. (Foto:Istimewa).

Daerah

Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:30 WIB