Cukupi Kebutuhan Irigasi Persawahan, Pemkab Madiun Bangun 19 Embung

- Jurnalis

Senin, 4 November 2019 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintas7.net, MADIUN – Demi mencukupi kebutuhan petani terhadap air untuk keperluan irigasi persawahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun akan membangun 19 embung.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Madiun, Hari Wuryanto di hadapan para petani Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun saat Panen Raya Padi, yang juga dihadiri plt. Kepala Dinas Pertanian, Kapolsek Jiwan AKP Indo Jatmiko, perwakilan Dandim 0803, Danramil, Camat Jiwan Widodo, serta pihak rekanan, Senin (4/11/2019).

Wabup mengatakan, embung-embung tersebut akan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Madiun dan diharapkan bisa terwujud dalam waktu dekat.

“Karena kita memang butuh itu (embung). Harus ada penampung air untuk kebutuhan di musim kemarau seperti ini. Karena pada musim hujan air melimpah, bahkan banjir,” ungkap Mas Hari, sapaan akrabnya.

Mas Hari menambahkan, saat ini proses pembuatan embung sudah dilaksanakan. Rencananya, tahun depan sudah ada dua buah embung yang siap digunakan.

Baca Juga :  Pemkab Madiun, Dirikan Posko-Posko Bencana

“Ini sudah kita mulai, In Syaa Allah tahun depan sudah ada 2 embung yang ada di Balerejo dan Wates. Berikutnya akan tambah lagi. Kita pokoknya terus akan bangun embung-embung supaya kebutuhan tentang air tidak menjadi masalah bagi petani,” ujarnya.

Selain embung sebagai penampung air, pemerintah juga akan mengaktifkan kembali saluran irigasi yang dulu dinonaktifkan. Lalu, dilakukan penyekatan yang bertujuan supaya pada musim kemarau tidak kehabisan air.

“Kita sudah lakukan penelitian. Memang harus ada beberapa pengendapan. Saluran air yang dulu dimatikan akan dihidupkan kembali kemudian akan disekat-sekat supaya pada saat musim penghujan ada pengendapan air sehingga pada saat air diambil pada musim kemarau tidak akan mudah habis karena masih ada air terkandung di dalam tanah,” bebernya.

Menurut Wabup, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas Pemkab Madiun dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Karena itu, berbagai hal dilakukan demi terwujudnya peningkatan produksi pertanian, terutama padi.

Baca Juga :  10 Ton Bantuan Untuk Korban Bencana Alam Sulbar dan Kalsel Diterbangkan Dari Lanud Iswahjudi

Pemkab Madiun berkomitmen untuk mensukseskan visi misi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan produksi pertanian. Karena mayoritas masyarakat Kabupaten Madiun adalah petani.

“Semua kita lakukan termasuk kerjasama dengan pihak lain. Karena mereka akan berinvestasi di Kabupaten Madiun dan menampung hasil produksi serta menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.

Wabup berharap kerjasama dengan investor berjalan saling menguntungkan terutama bagi masyarakat. Dengan investasi yang akan dilakukan di Kabupaten Madiun, maka permasalahan pengangguran akan teratasi karena investor diwajibkan mengambil tenaga kerja asli warga Kabupaten Madiun. Selain itu, hasil produksi petani juga akan ditampung semuanya.

“Mudah-mudahan ini tidak hanya mimpi tapi realitas. Kita juga tetap akan melakukan kontrol. Kalau mereka tidak menggunakan tenaga kerja kita, ya otomatis kita stop ijin mereka, kan ijin yang mengeluarkan kita,” ujarnya. (ant/adv)

Berita Terkait

Kang Giri Serahkan Petikan SK Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP di Ponorogo
Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila
Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan
Kang Giri : Grebeg Suro 2024 Momentum Angkat Martabat Budaya Ponorogo di Panggung International
Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun
Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan
Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun
Tradisi Bersih Desa Suluk, Melestarikan Budaya dengan Ruwatan dan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Berita Terkait

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:00 WIB

Kang Giri Serahkan Petikan SK Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP di Ponorogo

Sabtu, 1 Juni 2024 - 14:28 WIB

Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:54 WIB

Kang Giri : Grebeg Suro 2024 Momentum Angkat Martabat Budaya Ponorogo di Panggung International

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:46 WIB

Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 04:14 WIB

Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun

Senin, 27 Mei 2024 - 16:20 WIB

Tradisi Bersih Desa Suluk, Melestarikan Budaya dengan Ruwatan dan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Berita Terbaru

Daerah

Aksi Kolaborasi, Bersih Pesisir Pantai Pancer Door

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:31 WIB

Bupati Sugiri memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024 di halaman pendapa kabupaten setempat. (Foto/Pemkab Ponorogo).

Headline

Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Sabtu, 1 Jun 2024 - 14:28 WIB