Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Pacitan · 2 Nov 2020 14:22 WIB ·

Desa Rawan Penyelewengan Imbas Belum Terapkan Siskeudes Online


 Desa Rawan Penyelewengan Imbas Belum Terapkan Siskeudes Online Perbesar

LINTAS7.NET, PACITAN-Seluruh desa di pacitan belum mampu menerapkan program Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) berbasis aplikasi online. Minimnya infrastruktur dan sarana menjadi kendala utamanya. Padahal program ini telah di teken sejak tahun 2016 lalu, oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri dan BadanPengawasan Keuangan.

”Memang banyak desa belum memiliki jaringan internet. Dampaknya aplikasi siskudes hanya bisa di jalankan secara offline dan belum terintregasi. Padahal tahun 2021 aplikasi siskeudes harus online” Ungkap anggota komisi 1 DPRD Pacitan Arif Setya Budi.

Selian infrastrutur, menurutnya, sumber daya manusia para perangkat desa juga harus banyak yang belum mumpuni. Pemerintah mustinya segera menggelar pelatihan teknis penerapan siskeudes online agar perangkat desa mampu memfungsikanya dengan baik.

Ia menegaskan,penerapan aplikasi siskeudes ini amat penting untuk mencegah timbulnya penyelewengan anggaran di desa. Muaranya, untuk mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran. Sekaligus sebagai sarana pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan dalam pelaksanaan APBDes.

Sementara itu, bupati Pacitan Indartato tidak menampik jika infrastruktur menjadi kendala utama penerapan siskeudes. Namun, Ia mengaku akan memastikan aplikasi tersebut dapat Online tahun 2021 mendatang. Terkait jaringan yang belum menjangkau semua desa, ia berharap masing-masing desa menganggarkan alokasi dalam APBdes untuk pemasangan jaringan internet.

”Secara system aplikasi telah di siapkan,dan akan di uji cobakan dalam waktu dekat kepada 12 kecamatan, masing masing di wakili satu desa sebagai sample untuk mengetahui kekurangan yang timbul”. Kata indartato. (AP)

Artikel ini telah dibaca 201 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Badan Jalan Amblas di Jalur Bandar-Tegalombo Capai Puluhan Meter

8 Desember 2022 - 10:41 WIB

Pertanian Dinilai Masa Depan Ketahanan Pangan

6 Desember 2022 - 19:47 WIB

Pengunjung Goa Gong Tertimpa Atap Gazebo Runtuh

5 Desember 2022 - 20:40 WIB

Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka

4 Desember 2022 - 22:54 WIB

Terdakwa Korupsi Serahkan Uang Pengganti Kerugian 146 Juta

3 Desember 2022 - 19:41 WIB

Hanya 3 Jam Pemasangan, Pipanisasi 4,5 Kilometer Bisa Dinikmati Warga

1 Desember 2022 - 22:57 WIB

Trending di Daerah