Dibully dan Trending, Reaksi Indrata Nur Bayuaji Mengejutkan

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2020 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Kebesaran hati Indrata Nur Bayuaji sebagai Bakal Calon Bupati Pacitan kembali diuji. Serangan demi serangan hingga menjurus pribadi datang silih berganti. Satu diantaranya adalah baliho kampanye bertuliskan keponakan SBY yang sudah terpasang sejak awal tahun lalu. 

Entah murni kritikan atau sengaja serangan terkomando, baliho dominan warna biru yang lama terpasang di sejumlah titik ruas jalan Pacitan mendadak jadi cibiran warganet. Hujatan netizen mulai terlihat pasca turunnya rekomendasi Partai Demokrat. Puncaknya adalah munculnya pasangan calon koalisi PDI Perjuangan dan PKB. 

Baca Juga :  Gelorakan Semangat Kedermawanan, ACT Luncurkan Program Bangkit Bangsaku

Bahkan, tagar keponakan sby sempat jadi trending twitter. Menanggapi hal itu, Indrata Nur Bayuaji tak sedikitpun menunjukkan kecewa ataupun marah. Dia memahami serangan itu bagian dari resiko pesta demokrasi pemilihan bupati semata. Terlebih munculnya bullyan ketika baliho sudah terpasang 8 bulan. Sehingga masyarakat tidak akan sulit memaknainya.

“Alhamdulillah. Dapat panggung Nasional. Hak masyarakat untuk berpendapat yang pasti sejarah Partai Demokrat dalam menentukan Calon Bupati berdasarkan hasil survei, itu juga terjadi ketika Pilbup Pacitan,” ujar Aji merespon serangan netizen.

Baca Juga :  Curi Selusin Kutang, Dua Remaja Dicokok

Kesabaran dan kebesaran hati pria yang masih menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan sebagai balasan yang tak diharapkan oleh para netizen. Aji lebih memilih fokus bagaimana bersama membangun Pacitan menjadi lebih baik ketimbang melayani hujatan yang gelap akan kekuasaan. 

Serangan kepada Indrata Nur Bayuaji tidak saja terjadi di dunia maya. Sejak mendapat rekomendasi Partai Demokrat, bendahara Dpc Demokrat Pacitan lebih sering mendapatkan serangan verbal. Bahkan, sejumlah baliho miliknya di duga di rusak oleh orang tak dikenal.(IS).

Berita Terkait

Titipkan Panca Dharma Desa, Pegiat Desa Pacitan Deklarasi Dukung Rakhman Wijayanto Mendampingi Indrata Nur Bayuaji
Pertunjukan Musik “Slendhang Biru Tak Pernah Usai” Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo
Aksi Kolaborasi, Bersih Pesisir Pantai Pancer Door
Kang Giri Serahkan Petikan SK Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP di Ponorogo
Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila
Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan
Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan
Uyun Achadiat Soal Hasil UKW PWI Jatim: Belum Kompeten Bukanlah Kiamat

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:14 WIB

Titipkan Panca Dharma Desa, Pegiat Desa Pacitan Deklarasi Dukung Rakhman Wijayanto Mendampingi Indrata Nur Bayuaji

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:05 WIB

Pertunjukan Musik “Slendhang Biru Tak Pernah Usai” Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:00 WIB

Kang Giri Serahkan Petikan SK Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP di Ponorogo

Sabtu, 1 Juni 2024 - 14:28 WIB

Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Jumat, 31 Mei 2024 - 08:32 WIB

Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Rabu, 29 Mei 2024 - 19:49 WIB

Uyun Achadiat Soal Hasil UKW PWI Jatim: Belum Kompeten Bukanlah Kiamat

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:54 WIB

Kang Giri : Grebeg Suro 2024 Momentum Angkat Martabat Budaya Ponorogo di Panggung International

Berita Terbaru