Frustasi, Tukang Becak Asal Pitu Gantung Diri

- Jurnalis

Selasa, 26 Februari 2019 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI – Tragis, nyawa Kasno (56) akhirnya tidak tertolong lagi meskipun mendapatkan perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi. Disebutkan, Kasno yang profesinya sebagai tukang becak asal Dusun Sriguwak, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Ngawi harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan gantung diri dikamar mandi rumahnya sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa, (26/02/2019).

Kapolsek Pitu Iptu Subandi menerangkan, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga frustasi lantaran sakit asma yang tidak kunjung sembuh. Awalnya korban sempat pamit hendak ke kamar mandi ke Saminten istrinya yang kebetulan tengah memasak didapur. Tidak berselang lama Saminten mendengar kayu patah dari dalam kamar mandi.

Baca Juga :  Duh..!! Bobol Selaput Dara Pacar SA Terancam 15 Tahun Penjara

“Begitu dilihat ternyata suaminya itu gantung diri dengan posisi jongkok. Tali yang melilit dilehernya langsung diputus oleh anak korban,” ungkap Iptu Subandi.

Baca Juga :  10 Ton Bantuan Untuk Korban Bencana Alam Sulbar dan Kalsel Diterbangkan Dari Lanud Iswahjudi

Jelasnya, sewaktu diturunkan kondisi Kasno masih bernafas dan langsung dilarikan ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Sayang, begitu sampai di IGD pihak medis sudah menyatakan Kasno meninggal. Hasil dari olah TKP menyatakan Kasno gantung diri memakai tali kolor yang dikaitkan dengan blandar. (en*)

Berita Terkait

Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan
Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas
Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 
Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 
Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”
Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 08:32 WIB

Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:15 WIB

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Rabu, 24 April 2024 - 12:47 WIB

Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 

Sabtu, 13 April 2024 - 11:51 WIB

Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:05 WIB

Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Senin, 3 Mei 2021 - 00:24 WIB

Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Berita Terbaru

Daerah

Aksi Kolaborasi, Bersih Pesisir Pantai Pancer Door

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:31 WIB

Bupati Sugiri memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024 di halaman pendapa kabupaten setempat. (Foto/Pemkab Ponorogo).

Headline

Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Sabtu, 1 Jun 2024 - 14:28 WIB