Gandeng Kemenparekraf, Mas Ibas Gelar Bimtek Pengembangan Wisata Minat Khusus di Pacitan

- Jurnalis

Sabtu, 12 Desember 2020 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Anggota DPR RI dapil VII Edhi Baskoro Yudhoyono bersama  Direktorat promosi wisata minat khusus Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif menggelar bimtek pengenalan dan promosi wisata minat khusus di Pacitan,Jum’at (12/12). Tujuan utamanya memberikan wawasan kepada pelaku wisata Pacitan, untuk mengembangkan destinasi wisata minat khusus berkonsep desa wisata.

“Kearifan lokal saat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi diluar destinasi wisata mainstream” Tutur pakar wisata Totok Yogantoro kepada ratusan pokdarwis, pemuda dan pelaku wisata pacitan.

Baca Juga :  Budiman Sudjatmiko Tanam Padi dan Serahkan Bantuan Benih di Pacitan, Tegaskan Komitmen Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Menurutnya, pengembangan  desa wisata memerlukan komitmen yang kuat dari masyarakat. Sebab modal itulah, yang akan di pakai sebagai motor penggerak mengeksplorasi potensi di desa untuk jadi obyek wisata yang menarik dan berkelanjutan. Di samping identifikasi potensi wisata desa, masyrakat pelaku wisata perlu memetakan masalah yang dihadapi. Termasuk kebutuhan infrastruktur, promosi dan managemen pengelolaan.

” Badan Usaha Milik Desa bisa mewadahi pengelolaan itu. Termasuk bisa mengakses bantuan anggaran untuk pengembangan desa wisata berbasis minat khusus”. imbuh Totok

Pengembangan destinasi wisata minat khusus tidak boleh berbenturan dengan obyek wisata lain didaerah setempat. Melainkan, harus di bentuk kolaborasi dan integrasi antar obyek wisata.Manfaat terbesarnya menciptakan perputaran ekonomi dari kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  Tak Berpihak pada Masyarakat Kecil, Pembatasan Jam Malam Wadahi Pengusaha Besar

“Peningkatan kapasitas SDM menjadi penting, untuk menciptakan wisata yang berkelanjutan” tandasnya.

Bimtek ini sebagai bentuk kepedulian kemenparekraf dalam memajukan pariwisata Indonesia salah satunya di Pacitan. Tak bisa diabaikan, kota berjuluk 1001 goa ini memiliki banyak peluang untuk berkembang menjadi obyek wisata minat khusus. Salah satu modalnya adalah kearifan masyarakat dan budaya yang dimiliki Pacitan. (AP).

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Berita Terbaru