Menu

Mode Gelap
Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan Tak Ada Kesengajaan, ABK Penangkap Lumba-lumba Dipulangkan Jaring Ikan Lumba-lumba, ABK Kapal Diperiksa Polisi Polda Jatim Antar Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam Malaysia ke Rumah Duka Pelajar Pacitan Meninggal Usai Tabrak Truk TNI AU

Daerah · 24 Nov 2021 11:35 WIB ·

Hubungan Demokrat dan Golkar Pacitan Sedang Tidak Baik


 Hubungan Demokrat dan Golkar Pacitan Sedang Tidak Baik Perbesar

LINTAS7.NET, PACITAN- Absennya Fraksi Partai Golkar pada Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Pacitan tahun 2022 menimbulkan banyak spekulasi.  Sebab, Golkar merupakan teman koalisi di Pilkada Pacitan 2020 lalu.

Keharmonisan koalisi parpol pemenang Pilkada Pacitan terakhir itu mulai dipertanyakan. Hubungan kedua partai pemilik kursi DPRD Pacitan terbanyak pertama dan kedua itu diyakini tidak sedang baik-baik saja.

Sudarto, pengamat politik lokal Pacitan,  berpendapat tertundanya penetapan APBD Pacitan Tahun 2022 pertanda hubungan Golkar dan Demokrat sedang merenggang.

“Kalau kita lihat dari partai koalisi di Pilkada lalu hanya Golkar yang absen. Ini mengindikasikan banyak hal tentang hubungan Partai Demokrat dan Golkar,” ujarnya pada awak media Rabu (24/11) siang.

Sudarto, menilai tak harmonisnya Partai Golkar dan Demokrat sangat terlihat nyata. Sebab, Golkar menempatkan kader terbaiknya Gagarin, sebagai Wakil Bupati Pacitan dan Partai Demokrat menunjuk Indrata Nur Bayuaji menjadi Bupati Pacitan.

“Sederhananya, jika hubungannya baik-baik saja tentu pengambilan keputusan untuk menetapkan APBD Pacitan tahun depan itu tidak akan tertunda,” jelasnya.

Lebih lanjut, penundaan penetapan APBD Tahun 2022 ini disebut baik untuk proses demokrasi di Pacitan. Semua pihak bisa mengamati kebijakan apa saja yang benar-benar berpihak pada rakyat atau sebaliknya.

“Positifnya adalah proses penting untuk masa depan Pacitan berjalan sebagaimana mestinya. Ini yang tidak terlihat di publik selama ini karena tiap pengambilan keputusan tidak pernah muncul dinamika yang seperti ini,” tegasnya.

Diketahui, proses pengambilan keputusan Raperda tentang APBD Pacitan tahun 2022 tertunda karena peserta rapat tak kuorum. Seluruh anggota Fraksi Golkar dan Fraksi PKB absen. Selain itu seorang Anggota Fraksi Demokrat dan 2 orang Fraksi PDI Perjuangan ijin tidak hadir. (Is/Ris/Red).

Artikel ini telah dibaca 441 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Forkopimda Jatim Ikuti Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera

16 Januari 2022 - 09:37 WIB

Johan Budi Perjuangkan Reog Jadi Warisan Budaya Dunia

15 Januari 2022 - 17:16 WIB

Satu Mimpi Bupati Tercapai. Ada Hotel Sekelas Bintang Empat di Ponorogo

15 Januari 2022 - 14:23 WIB

Libatkan Pengajar dari Oxford, Transformasi Pendidikan ala Giri Tuai Pujian

13 Januari 2022 - 21:27 WIB

Forkopimda Jatim Dampingi Kunker Wapres di Madura

13 Januari 2022 - 20:58 WIB

Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan

11 Januari 2022 - 16:41 WIB

Trending di Daerah