Pacitan

Jumat, 4 Juni 2021 - 19:52 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Ibas Gelar Sosialisasi Program Integrasi Ekosistem Ultra Mikro

LINTAS7.NET,PACITAN- Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono terus berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat kecil menengah di Kabupaten Pacitan. Salah satunya melalui sosialisasi Program Integrasi Ekosistem Ultra Mikro di Hotel Permata pada Jum’at (4/6) pagi.

Melalui sambungan video, pria yang karib disapa Mas Ibas itu menyampaikan keprihatinan atas wabah pandemi Covid-19 yang melanda 2 tahun terakhir belum juga teratasi. Dia sadar ujian dan tantangan yang ada begitu berat dirasakan oleh masyarakat.

“Ya Ujian covid-19 beserta penanganannya. Ya tantangan Ekonomi beserta pemulihannya, Ya tantangan UMKM beserta kebangkitannya dan tentu masih ada hal lainnya yang membuat diri kita harus lebih tabah tapi tetap berikhtiar dan berupaya sebaik baiknya demi kebaikan kehidupan,” katanya.

Ditengah situasi sulit ini, Ibas mengajak seluruh masyarakat untuk tetap optimis terus berjuang, berkarya dan berkreasi. Menurutnya setiap persoalan selalu ada jalan keluar.

“Tidak perlu kita saling salah menyalahkan. Justru Kita ini harus Yakin, ‘Badai Pasti berlalu pada saatnya’, meskipun duka dan luka masih menghantui kita semua,” tambahnya.

Legislator dari Dapil Jatim VII itu menunjukkan kepedulian seraya terus berupaya menjawab kebutuhan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan tingkat kemanfaatan yang akan diterima secara langsung dan berkelanjutan. Utamanya bagi pelaku ekonomi kecil menengah.

Ibas mengatakan terdapat sekitar 60 juta orang yang menjadi pelaku UMKM dengan jumlah modal 1 hingga 50 juta dan hanya sekitar kurang dari 20 persen yang tersentuh akses lembaga keuangan formal. Belum lagi masih banyak dari UMKM juga belum tergabung dalam organisasi dan kemitraan.

Dari permasalahan itu, Ibas menguraikan tiga tantangan yang sering dihadapi masyarakat. Pertama, soal akses Pembiayaan. Masyarakat katanya perlu kepastian akses pembiayaan sebagai bagian dari inklusi keuangan selain tentunya KUR (kredit Usama Rakyat) yang ada sejak era SBY.

“Kedua, tantangan akses Pemasaran yang terbatas. Mereka perlu perluasan akses pasar termasuk keterlibatan dalam organisasi dan kemitraan usaha. Ketiga, tantangan pemanfaatan atau adopsi teknologi yang minim. Mereka perlu akses sekaligus pelatihan untuk penguatan SDM usaha,” jelas Ibas.

Untuk menjaring aspirasi pelaku usaha untuk mendapatkan keuangan Inklusif (pro Rakyat) dan demi menuju ‘Kesejahteraan Keadilan Sosial’ itulah Ibas menggelar sosialisasi integrasi ekosistem ultra mikro yang berkolaborasi dengan BUMN untuk menjawab tantangan dan untuk mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 dengan status sehat, legal dan aman.

“Itulah yang sering kami sampaikan selaku wakil rakyat sedoyo. Bahwa kita ingin adanya komitmen yang sangat kuat dalam memajukan para pelaku UMKM untuk Pemulihan Ekonomi Nasional. Mas Ibas akan terus memberikan dukungan secara penuh termasuk dengan Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya