Menu

Mode Gelap

Madiun · 17 Jun 2021 19:53 WIB

·

Jatim Jadi Percontohan Budidaya Porang, Gubernur Khofifah Terbitkan SK Larangan Ekspor Katak atau Bibit Porang 


					Jatim Jadi Percontohan Budidaya Porang, Gubernur Khofifah Terbitkan SK Larangan Ekspor Katak atau Bibit Porang  Perbesar

LINTAS7.NET, MADIUN – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, Jawa Timur akan dijadikan tempat percontohan untuk pembudidayaan porang.

Hal itu disampaikan Mentan saat menghadiri panen raya porang di Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (17/6/2021) sore.

“Tentu saja Indonesia akan belajar dengan ibu gubernur di sini, tentu saja kita akan siap di sini untuk menjadikan support yang lebih kuat, Jawa Timur akan menjadi contoh Indonesia,” kata Mentan.

Menurutnya, porang merupakan harta karun baru Indonesia yang bisa mengangkat ekonomi suatu daerah. Oleh sebab itu, sejak 2020, Kementrian Pertanian sudah menjadikan porang sebagai salah satu komoditas unggulan.

“Presiden selalu menyampaikan bahwa seluruh menteri yang ada di kabinet agar hand to hand bersama para gubernur untuk melakukan akselerasi yang optimal di bidang pertanian.

Dan harus ada langkah terobosan, oleh karena itu saya kira Jawa Timur, ibu gubernur sudah membuat langkah yang luar biasa di bidang pertanian, tidak hanya porang,” ucapnya.

Menanggapi pernyataan Mentan Syahrul Yasin Limpo, gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, untuk menjaga kelestarian dan mengembangkan budidaya Porang di Jawa Timur, Pemerintah Propinsi Jawa Timur telah mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur yang melarang ekspor katak atau bibit Porang.

“Pemprov Jatim sudah mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur, melarang ekspor katak. Seperti disampaikan Pak Mentan, katak ini banyak diburu oleh banyak negara yang beriklim tropis untuk dibudidayakan,” kata Khofifah.

Orang nomor satu di Jawa Timur ini meminta kepada bupati dan seluruh petani porang untuk menjaga ketersediaan katak, agar bisa dibudidayakan di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

“Katak ini dibudidayakan di dalam negeri, Jawa Timur ini luasan lahan masih cukup untuk bisa ditanami porang,” katanya.

Terkait dengan hilirisasi, Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim sudah menggandeng Universitas Brawijaya untuk bisa mengembangkan berbagai varian produk yang berbahan dasar porang, guna meningkatkan nilai ekonomis porang.

“Mudah-mudahan kita bisa segera mengembangkan end produk, dengan berbagai macam varian. Dan pasti membutuhkan teknologi pangan yang lebih advance supaya pasar yang bisa diakses lebih luas lagi,” ujarnya.

Sementara, Menko PMK Muhadjir Effendy yang juga hadir pada kesempatan ini mengatakan, porang memiliki peran besar dalam mengentaskan kemiskinan di wilayah Kabupaten Madiun. Ia berharap, ke depan perkembangan industri porang harus menjamin kesejahteraan petani porang.

“Jangan sampai porang ini ketika menjadi komoditas intan nasional justru nasib petani porang semakin terpuruk, itu yang harus kita tekankan,” katanya.

Dari aspek lain, porang memiliki kandungan glukomanan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, utamanya bagi orang yang diet. Ia juga berharap, ke depan Kementan mampu mengembangkan produk olahan berbahan porang, sehingga mampu menggeser jenis tanaman yang tidak ramah bagi kesehatan.

“Sekarang di pasar ada mie berbahan porang yang harganya sangat keren, dan itu sebagian besar masih impor, mudah-mudah pak menteri pertanian bisa menggeser, jenis makanan yang tidak ramah bagi kesehatan,” kata Muhadjir. (git/red)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Panglima TNI dan Kabaharkam Polri, Didampingi Forkopimda Jatim Cek Penggunaan Aplikasi Tracer Silacak 

31 Juli 2021 - 19:03 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Bagikan Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19 

29 Juli 2021 - 19:14 WIB

Sinergitas Forkopimda Jatim dan Segenap Elemen Sukseskan Serbuan Vaksinasi

29 Juli 2021 - 18:35 WIB

Kapolda Jatim Pantau Vaksinasi di Kampus Ubhara Surabaya

29 Juli 2021 - 18:29 WIB

Naik Motor, Pangdam dan Kapolda Jatim Cek Penanganan Pasien Covid di Kabupaten Gresik

29 Juli 2021 - 18:25 WIB

Kaji Mbing Minta Masyarakat Disiplin Prokes Agar PPKM Darurat Dicabut dan PTM Dimulai 

28 Juli 2021 - 14:25 WIB

Trending di Madiun