Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Ngawi · 11 Apr 2020 14:15 WIB ·

Kades Ini Siagakan Warga Lawan Covid-19


 Kades Ini Siagakan Warga Lawan Covid-19 Perbesar

NGAWI. Pandemi virus corona (Covid-19) eskalasinya terus meningkat secara nasional, korban pun terus berjatuhan. Sampai di level bawah pun birokrasi pemerintahan dibuat kelabakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang makin mengganas tersebut.

Tidak menutup pihak desa melakukan langkah strategis menutup peluang penyebaran virus corona sesuai arahan pemerintah baik daerah maupun pusat. Sejalan kebijakan itu, salah satu desa di Ngawi terpantau cukup getol memerangi Covid-19.

Iya, salah satunya di Desa Sirigan, Kecamatan Paron setelah membentuk Satgas dan Posko Covid-19 langsung tancap gas memberikan jaminan proteksi kepada warganya. Informasi yang dihimpun dari Suyanto Kepala Desa (Kades) Sirigan pihaknya all out memerangi sebaran virus corona.

“Penyemprotan disinfektan secara rutin kita lakukan melibatkan para relawan dari satuan tugas desa yang sudah terbentuk. Selain itu memberikan edukasi dengan melakukan sosialisasi aktif tentang tingkat bahayanya virus corona ini,” terang Suyanto Kades Sirigan, Sabtu, (11/4).

Sebutnya, sekitar 60 personel Satgas Covid-19 Desa Sirigan secara bergilir melakukan langkah preventif kepada warga dan lingkungan di tiga dusun yang ada. Mereka memberikan motivasi agar setiap warga untuk tidak panik menghadapi pandemi virus corona.

Caranya, memberikan arahan untuk semua warga memakai masker maupun kebiasaan hidup sehat dengan cuci tangan setiap saat. Pun, Suyanto selaku kepala desa mengawali dengan terjun langsung penyemprotan disinfektan ke semua wilayah di desanya.

“Kita jangan saling menunggu harus terjun langsung demi warga. Selain itu mendukung sepenuhnya pemerintah daerah dalam memberantas penyebaran wabah Covid-19 ini jangan sampai kita lengah,” ucapnya.

Bebernya lagi, sebagai antisipasi dini Satgas Covid-19 Desa Sirigan memantau setiap pemudik yang kembali ke kampung halamanya. Disarankan, setiap perantau yang datang harus mengisolasi diri mereka secara mandiri selama 14 hari mengingat statusnya Orang Dalam Resiko (ODR).

“Kita wajib waspada apalagi perantau dari daerah zona merah sebaran virus corona wajib dipantau terus menerus termasuk kondisi kesehatanya. Jangan sampai mereka pulang membawa virus petaka itu,” pungkas Suyanto. (pr)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Forkopimda Jatim Dampingi Presiden RI Resmikan Pasar Besar Ngawi

18 Desember 2021 - 00:01 WIB

Babak Penentu, Persepon Ungguli Persekama 2-1

18 November 2021 - 15:39 WIB

Kades Bicara SDGs Minta Sebagai Leadership Pembangunan Nasional NGAWI. Desa merupakan

10 Mei 2021 - 13:42 WIB

Peduli Sesama, Dharma Wanita Kantor Imigrasi Madiun Bagikan Sembako dan Mukena

8 Mei 2021 - 14:44 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Trending di Daerah