Kades Ini Siagakan Warga Lawan Covid-19

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2020 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI. Pandemi virus corona (Covid-19) eskalasinya terus meningkat secara nasional, korban pun terus berjatuhan. Sampai di level bawah pun birokrasi pemerintahan dibuat kelabakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang makin mengganas tersebut.

Tidak menutup pihak desa melakukan langkah strategis menutup peluang penyebaran virus corona sesuai arahan pemerintah baik daerah maupun pusat. Sejalan kebijakan itu, salah satu desa di Ngawi terpantau cukup getol memerangi Covid-19.

Iya, salah satunya di Desa Sirigan, Kecamatan Paron setelah membentuk Satgas dan Posko Covid-19 langsung tancap gas memberikan jaminan proteksi kepada warganya. Informasi yang dihimpun dari Suyanto Kepala Desa (Kades) Sirigan pihaknya all out memerangi sebaran virus corona.

Baca Juga :  Dengan BID, Program Inovasi Desa Di Ngawi Masih Dipertanyakan

“Penyemprotan disinfektan secara rutin kita lakukan melibatkan para relawan dari satuan tugas desa yang sudah terbentuk. Selain itu memberikan edukasi dengan melakukan sosialisasi aktif tentang tingkat bahayanya virus corona ini,” terang Suyanto Kades Sirigan, Sabtu, (11/4).

Sebutnya, sekitar 60 personel Satgas Covid-19 Desa Sirigan secara bergilir melakukan langkah preventif kepada warga dan lingkungan di tiga dusun yang ada. Mereka memberikan motivasi agar setiap warga untuk tidak panik menghadapi pandemi virus corona.

Caranya, memberikan arahan untuk semua warga memakai masker maupun kebiasaan hidup sehat dengan cuci tangan setiap saat. Pun, Suyanto selaku kepala desa mengawali dengan terjun langsung penyemprotan disinfektan ke semua wilayah di desanya.

Baca Juga :  Wagub Emil Buka Bimtek Akselerasi Ekspor Menuju Agro Gemilang 2019 di Ngawi

“Kita jangan saling menunggu harus terjun langsung demi warga. Selain itu mendukung sepenuhnya pemerintah daerah dalam memberantas penyebaran wabah Covid-19 ini jangan sampai kita lengah,” ucapnya.

Bebernya lagi, sebagai antisipasi dini Satgas Covid-19 Desa Sirigan memantau setiap pemudik yang kembali ke kampung halamanya. Disarankan, setiap perantau yang datang harus mengisolasi diri mereka secara mandiri selama 14 hari mengingat statusnya Orang Dalam Resiko (ODR).

“Kita wajib waspada apalagi perantau dari daerah zona merah sebaran virus corona wajib dipantau terus menerus termasuk kondisi kesehatanya. Jangan sampai mereka pulang membawa virus petaka itu,” pungkas Suyanto. (pr)

Berita Terkait

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA
Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun
Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat
Uji Kesiapan Operasional, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Elang Gesit
Jamin Kebutuhan Pupuk Petani, Petrokimia Gresik Alokasikan 15 Ribu Ton Pupuk Non Subsidi dan Seragamkan Harga Jual
Melalui Dana Desa, Teguhan Fokus Infrastruktur Jalan

Berita Terkait

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Minggu, 28 Maret 2021 - 09:52 WIB

Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun

Kamis, 25 Maret 2021 - 09:32 WIB

Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat

Senin, 22 Maret 2021 - 09:03 WIB

Uji Kesiapan Operasional, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Elang Gesit

Rabu, 17 Maret 2021 - 19:43 WIB

Jamin Kebutuhan Pupuk Petani, Petrokimia Gresik Alokasikan 15 Ribu Ton Pupuk Non Subsidi dan Seragamkan Harga Jual

Kamis, 4 Maret 2021 - 19:56 WIB

Melalui Dana Desa, Teguhan Fokus Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru