Kawanan Pencuri Berpakaian APD Gasak Uang di Sejumlah Sekolah SMK Pacitan

- Jurnalis

Sabtu, 17 April 2021 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN– Sejumlah SMK di wilayah Kabupaten Pacitan dilaporkan disatroni kawanan pencuri. Uniknya  dalam aksinya, pelaku pencurian menggunakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) Covid-19.

Informasi dihimpun, pelaku pencurian menyasar SMK Bandar, SMK Pringkuku, SMK Kebonagung, dan SMK Ngadirojo.

Aksi pencurian diketahui oleh pihak sekolah setelah beberapa almari dan laci meja guru di ruangan kantor rusak.  Hasil rekaman CCTV yang dipasang disalah satu sudut ruangan merekam aksi para pelaku pembobolan sekolah.

Pencurian yang terjadi pada malam hari itu diduga dilakukan oleh dua orang yang menggunakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) bersenjatakan parang dan linggis.

Baca Juga :  Sinergi Anggota DPR-RI, Bupati Sugiri Tuntaskan Perbaikan Jalan Desa

Menurut salah seorang warga Bandar yang tidak mau disebutkan namanya, pencuri berhasil masuk sekolah merusak almari, laci dan mengobrak-abrik ruangan kantor guru, namun tidak menemukan apa yang mereka inginkan.

“Informasinya almari dan laci guru rusak, ruangan kantor guru berserakan tetapi sejumlah laptop dan LCD masih ada ditempat tidak dibawa kabur. Kelihatanya yang diincar uang,” katanya.

Hingga kini masih belum diketahui berapa uang atau barang yang berhasil digondol dari sekolah SMK yang disatroni pencuri tersebut.

Dari pantauan Wartawan Lintas7.Net di lapangan, aksi pencurian juga terjadi di SMK Kebonagung. Di lokasi ini pelaku dilaporkan membawa kabur uang senilai sekitar 20 juta.

Baca Juga :  Program Penyediaan Air Bersih Menyasar Ribuan Rumah di Pacitan

“Pintu utama tidak rusak, pencuri masuk lewat pintu belakang merusak brankas di ruangan kepala sekolah dan membawa kabur uang 20 juta rupiah. Untung uang sekolah sudah di distribusikan kalau tidak uang ratusan juta yang bawa kabur,” ungkap Rosy salah satu guru SMK Kebonagung.

Sementara pencurian yang sama terjadi Jum’at (16/4) malam di SMK Ngadirojo. Uang senilai ratusan juta rupiah dilaporkan raib digasak oleh kawanan pencuri. (RIS/IS/Red).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru