Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Jun 2021 14:02 WIB

·

Kawasan Kawedanan Lorok Jadi Salah Satu Saksi Sejarah Perkembangan Kabupaten Pacitan Sisi Timur


					Kawasan Kawedanan Lorok Jadi Salah Satu Saksi Sejarah Perkembangan Kabupaten Pacitan Sisi Timur Perbesar

LINTAS7.NET, PACITAN-Sempat tertunda imbas revokusing anggaran penanganan covid-19 2020 lalu. Agenda revitalisasi kawedanan Lorok, Ngadirojo, Pacitan akhirnya kembali masuk prioritas pemkab Pacitan.

Rencananya anggaran Rp 500 juta bakal dialokasikan guna mengembalikan bekas kantor pemimpin Pacitan itu seperti semula.

Revitaslisasi tersebut sesuai peraturan menteri PUPR nomor 1/2015. Bangunan tersebut bakal dikembalikan ke model kolonial Belanda. Dengankonsep putih layaknya bangunan yang banyak terdapat pada tempo dulu. Pun, tiang penyangga yang sebelumnya di cat bakal dikelupas dikembalikan seperti semula.

“Kita jadikan seperti sebelumnya, juga sebagai cagar budaya,” kata Kepala Dinas PUPR Pacitan Edy Yunan Ahmadi.

Meski mendapat jatah anggaran, namun Yunan mengamini jumlah tersebut menyusut ketimbang usulan sebelumnya, yakni Rp 1.7 miliar.

Pun tak hanya bangunan utama, beberapa area pendukung rencananya bakal diperbaiki mempercantik lokasi kawedanan. Namun lantaran terbatasnya duit negara, mau tak mau proses revitalisasi dilakukan bertahap.

“Semoga bisa segera dimulai, karena revitalisasi kawedanan tersebut jadi salah satu prioritas pembangunan di wilayah,” tambah Hariawan anggota Komisi IV DPRD Pacitan.

Tak hanya kecamatan Ngadirojo, kecamatan sekitar seperti Tulakan dan Sudimoro pun mendukung pengembalian semula gedung bersejarah itu.

Selain, mempertahankan nilai budaya diharapkan keberadaan gedung bakal menarik wisatawan seputaran kawedanan.

“Sekarang sudah mulai ramai, kalau hari Rabu dipakai komunitas pecinta burung di sekitar sana,” kata Hariawan.

Politisi partai Nasdem itu berharap ada kelanjutan perbaikan kawasan Kawadenan. Terlebih anggaran tahun ini jauh ketimbang proyeksi sebelumnya. Pun, beberapa pekerjaan seputaran kawasan juga mandek imbas cupetnya anggaran periode lalu.

“Walaupun bertahap kami harapkan ada progres karena ini jadi prioritas musrenbang kecamatan juga,” pungkasnya. (SDN/red)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Bagikan Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19 

29 Juli 2021 - 19:14 WIB

Bupati Madiun Salurkan Bantuan Beras Kemensos Untuk KPM PKH dan BST 

28 Juli 2021 - 14:10 WIB

Tiga Pilar Desa Bancar Bagikan Bansos Beras dan Lakukan Penyemprotan Disinfektan 

26 Juli 2021 - 11:37 WIB

Bupati Salurkan Bantuan Warga Yang Terdampak PPKM Darurat

23 Juli 2021 - 09:45 WIB

Bupati Aji : Kritik Itu Bisa Jadi Obat Asal Dosisnya Tepat

10 Juli 2021 - 22:12 WIB

Bupati Berharap Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Menekan Laju Penularan Covid-19 di Pacitan

9 Juli 2021 - 10:55 WIB

Trending di Daerah