Kunjungi Kabupaten Madiun, Gubernur Khofifah Sebut PPKM Skala Mikro Mirip Kampung Tangguh Semeru

- Jurnalis

Selasa, 9 Februari 2021 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, MADIUN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengecek Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (7/2/2021).

Di Desa Ngale, rombongan Forpimda Jawa Timur beserta jajaran pejabat utama Polda, Pemprov dan Kodam didampingi Bupati Madiun Ahmad Dawami, Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono, Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf Edwin Charles, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho langsung mengecek segala kesiapan yang ada di Balai Desa setempat. Mulai dari posko kesehatan, posko ketertiban, posko ketahanan pangan, hingga dapur umum.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa pembentukan KTS ini sangat penting. Ini sebagai langkah dan upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Jatim.

Baca Juga :  Usai Makan Soto dan Melon, 36 Santri di Madiun Keracunan Massal

Menanggapi Surat Edaran Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 terkait dengan PPKM berskala mikro, Khofifah menjelaskan bahwa Jatim sudah memulai kampung tangguh sebanyak 3.100 lebih se-Jatim yang dibangun dengan format melibatkan pertisipasi masyarakat yang dipimpin Kapolda Jatim.

“PPKM berskala mikro ini sebenarnya mirip dengan Kampung Tangguh Semeru, dimana saat ini di Jatim sudah terbentuk sebanyak 3.100 KTS,” kata Khofifah.

Terpisah, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan bahwa Polri (Polda Jatim) sangat mendukung Surat Edaran Mendagri terkait dengan PPKM berskala mikro.

“Saya dan Pak Pangdam sangat mendukung surat edaran dari Kemendagri terkait PPKM berskala mikro. Yang akan dilaksanakan mulai tanggal 9 Februari 2021 mendatang,” jelas Kapolda Jatim.

Baca Juga :  Dinilai Tak Wajar, 21 Ijazah Dikembalikan Ke Dikpora

Kapolda Jatim juga mengapresiasi penerapan Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale ini sangat baik. Tempat karantina untuk pria dan wanita tersedia, serta adanya lumbung pangan dan juga benih ikan.

Selain itu, di KTS Desa Ngale juga sudah terbentuk satu sistem yang baik. Dimana akses masuk desa menggunakan satu pintu atau “One Gate System”.

Setiap ada pendatang luar daerah dilakukan pendataan, serta dilakukan pemeriksaan kesehatan, serta sudah membentuk (WA) grup yang nantinya dipergunakan untuk dilakukan komunikasi serta koordinasi.

Untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam pencegahan Covid-19, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya akan mengadakan lomba KTS di tingkat Jawa Timur. (hum/ant/red)

Berita Terkait

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
Camat Ngadirojo Nilai Program TAMASYA Solusi Tepat Bagi Tumbuh Kembang Buah Hati
Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
Rumah Terapi TANDA CINTA di Kecamatan Ngadirojo Bukti Pemerintah Hadir untuk Semua Warganya
Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Sabtu, 18 April 2026 - 19:52 WIB

Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026

Selasa, 14 April 2026 - 11:51 WIB

Camat Ngadirojo Nilai Program TAMASYA Solusi Tepat Bagi Tumbuh Kembang Buah Hati

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Berita Terbaru