Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Daerah · 4 Des 2020 09:12 WIB ·

Lagi dan lagi Hal Mendasar Tak Menyasar, Pelabuhan Gelon Bukan Kemendes Pak!


 Lagi dan lagi Hal Mendasar Tak Menyasar, Pelabuhan Gelon Bukan Kemendes Pak! Perbesar

LINTAS7.NET,PACITAN-Debat Publik pamungkas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan tahun 2020 kembali diwarnai pernyataan yang tak sesuai dengan konteks. Kali ini terkait dengan hal mendasar soal kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Niaga Gelon.

Pasangan Indrata Nur Bayuaji-Gagarin memberikan koreksi atas pernyataan Calon Bupati Pacitan Yudi Sumbogo yang menyebut Kementerian Desa sebagai lembaga yang berwenang terhadap pembangunan pelabuhan gelon.

“Kami ingin koreksi pernyataan Pak Yudi Sumbogo, yang mengurusi pelabuhan (Gelon) bukan kemendes Pak tetapi Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR,” kata Gagarin pada Kamis (3/12) malam kemarin.

Gagarin juga mengoreksi tentang tahun dimulainya mega proyek pelabuhan di wilayah Kembang Pacitan tersebut. Proyek yang digagas di era pemerintahan SBY itu diyakini akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat.

“Saya sampaikan koreksi bahwa pelaksanaan pembangunan pelabuhan gelon bukan tahun 2008 tetapi tahun 2010. Saat di DPRD kami sudah mendorong untuk penyelesaian proyek tersebut. Berilah kesempatan pada kami menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pacitan nanti akan kami selesaikan,” tambah Ketua DPD Golkar tersebut.

“Terima kasih Pak SBY, Pelabuhan Gelon adalah mimpi kita bersama untuk dapat selesai dan berdampak baik untuk perekonomian masyarakat Pacitan,” jelas Cabup Pacitan Indara Nur Bayuaji.

Pelabuhan Niaga Gelon kini masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan ke depannya. Proses pembebasan lahan diketahui telah tuntas hanya realisasi pelaksanaan pembangunan yang masih belum jelas kepastiannya. (IS).

Artikel ini telah dibaca 643 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita

8 Desember 2022 - 19:17 WIB

Badan Jalan Amblas di Jalur Bandar-Tegalombo Capai Puluhan Meter

8 Desember 2022 - 10:41 WIB

Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya

7 Desember 2022 - 18:54 WIB

Pertanian Dinilai Masa Depan Ketahanan Pangan

6 Desember 2022 - 19:47 WIB

Pengunjung Goa Gong Tertimpa Atap Gazebo Runtuh

5 Desember 2022 - 20:40 WIB

Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka

4 Desember 2022 - 22:54 WIB

Trending di Pacitan