Lagi dan lagi Hal Mendasar Tak Menyasar, Pelabuhan Gelon Bukan Kemendes Pak!

- Jurnalis

Jumat, 4 Desember 2020 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN-Debat Publik pamungkas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan tahun 2020 kembali diwarnai pernyataan yang tak sesuai dengan konteks. Kali ini terkait dengan hal mendasar soal kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Niaga Gelon.

Pasangan Indrata Nur Bayuaji-Gagarin memberikan koreksi atas pernyataan Calon Bupati Pacitan Yudi Sumbogo yang menyebut Kementerian Desa sebagai lembaga yang berwenang terhadap pembangunan pelabuhan gelon.

“Kami ingin koreksi pernyataan Pak Yudi Sumbogo, yang mengurusi pelabuhan (Gelon) bukan kemendes Pak tetapi Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR,” kata Gagarin pada Kamis (3/12) malam kemarin.

Baca Juga :  Rumah Terapi TANDA CINTA di Kecamatan Ngadirojo Bukti Pemerintah Hadir untuk Semua Warganya

Gagarin juga mengoreksi tentang tahun dimulainya mega proyek pelabuhan di wilayah Kembang Pacitan tersebut. Proyek yang digagas di era pemerintahan SBY itu diyakini akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat.

“Saya sampaikan koreksi bahwa pelaksanaan pembangunan pelabuhan gelon bukan tahun 2008 tetapi tahun 2010. Saat di DPRD kami sudah mendorong untuk penyelesaian proyek tersebut. Berilah kesempatan pada kami menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pacitan nanti akan kami selesaikan,” tambah Ketua DPD Golkar tersebut.

Baca Juga :  Anak Transmigran yang Sukses Jadi Legislator Rayakan Hari Ibu di Kampung Transmigrasi Riau

“Terima kasih Pak SBY, Pelabuhan Gelon adalah mimpi kita bersama untuk dapat selesai dan berdampak baik untuk perekonomian masyarakat Pacitan,” jelas Cabup Pacitan Indara Nur Bayuaji.

Pelabuhan Niaga Gelon kini masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan ke depannya. Proses pembebasan lahan diketahui telah tuntas hanya realisasi pelaksanaan pembangunan yang masih belum jelas kepastiannya. (IS).

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru