Menu

Mode Gelap
Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo  Empati Bencana Cianjur, SMK PGRI 2 Ponorogo Galang Dana dan Shalat Ghoib Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP  Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

Madiun · 15 Okt 2019 23:03 WIB ·

Liga Santri Dimulai, 16 Kesebelasan Beradu Taji


 Liga Santri Dimulai, 16 Kesebelasan Beradu Taji Perbesar

Lintas7.net, MADIUN – Kesebelasan Al-Mujaddadiyah Kota Madiun harus mengakui keunggulan Darussalam Kediri pada laga perdana Liga Santri Nasional (LSN) 2019.

Pada laga yang dihelat di stadion Wilis, Kota Madiun, Selasa (15/10/2019) itu, tuan rumah takluk oleh tim tamu dengan skor 2-4.

Serangan sporadis yang dilancarkan Darussalam Kediri sejak kick off babak pertama benar-benar meluluh-lantahkan pertahanan Al-Mujaddadiyah.

Laga baru memasuki menit ke-15, tim tamu sudah mencetak gol. Hingga turun minum, tim tamu unggul dengan skor 0-3.

Di babak kedua, tuan rumah mencoba mengejar ketertinggalan dengan memasukkan pemain berkarakter menyerang.

Alih-alih mencetak gol, gawang tuan rumah justru kembali jebol oleh serangan tim tamu. Papan skor berubah menjadi 0-4 untuk keunggulan Kediri.

Tak ingin dipermalukan di hadapan ratusan suporternya, tuan rumah mencoba bangkit dengan terus menggempur tembok pertahanan tim tamu.

Usaha anak-anak Al-Mujaddadiyah akhirnya membuahkan hasil di menit-menit menjelang berakhirnya pertandingan. Dua gol berhasil disarangkan pemain tim tuan rumah ke gawang lawan.

Beberapa saat setelah gol kedua dari Al-Mujaddadiyah, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Skor akhir 2-4 untuk keunggulan Darussalam Kediri.

LSN 2019 ini diikuti 16 tim dari Karesidenan Kediri dan Madiun. Digelar mulai 15-19 Oktober 2019 mendatang di stadion Wilis, Kota Madiun. Menggunakan sistem gugur dengan waktu permainan 2×30 menit.

Kompetisi sepak bola antar pesantren yang baru kali pertama dilaksanakan di Kota Madiun ini dibuka oleh Walikota Madiun Maidi didampingi Forkopimda Kota Madiun, Selasa (15/10/2019).

Walikota Madiun Maidi berharap melalui LSN akan muncul bibit-bibit pesepak bola yang bagus, handal dan bisa menjadi pemain nasional bahkan internasional.

“Liga santri ini harus ditingkatkan agar kedepan bisa lebih baik dan sempurna. Karena liga santri mampu menjadi ajang yang menarik minat santri di Madiun dan wilayah Mataraman,” ungkapnya.

Sementara, Ketua PCNU Kota Madiun KH. Agus Mushoffa Izzudin menuturkan, kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian meramaikan hari santri 2019. Pun, sebagai ajang untuk melatih kemampuan para santri di bidang olah raga khususnya sepak bola.

“Semoga kegiatan ini mampu mempererat tali silaturahmi antar pengurus PCNU di wilayah Mataraman,” kata Gus Shoffa panggilan akrab KH Agus Mushoffa Izzudin. (ant)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Pecah !!! Ribuan Orang Ikuti Jalan Pagi Bareng Bupati, Rayakan HUT ke-4 Pujasera Jiwan

27 November 2022 - 18:23 WIB

Ratusan Peserta Ikuti Ujian Tulis Penerimaan Perangkat di Dua Desa di Kecamatan Madiun

26 November 2022 - 20:07 WIB

Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo 

25 November 2022 - 18:43 WIB

Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP 

21 November 2022 - 13:02 WIB

Terungkap, Ini Yang Dilakukan Polres Madiun Terhadap Anggota Berprestasi 

16 November 2022 - 19:29 WIB

Siswa SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iswahjudi Siap Raih Prestasi di AMSO 2022

16 November 2022 - 09:23 WIB

Trending di Magetan