Merasa Dicurangi, Puluhan Driver Ojol Wadul Bupati

- Jurnalis

Selasa, 19 Maret 2019 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN – Merasa dicurangi aplikator, sekitar 50 driver ojek online (Ojol) berunjuk rasa di depan kantor Bupati Magetan, Selasa (19/3/2019) pagi.

Unjuk rasa bertajuk ”Aksi Solidaritas 19 Maret” tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 11.00 WIB. Sebelum sampai di kantor Bupati, para pengunjuk rasa berjalan kaki dari basecamp driver ojek online di Candirejo menuju Kantor Bupati Magetan.

Beberapa tuntutan yang ditujukan untuk aplikator antara lain : Naikkan tarif dan perbaiki skema insentif, stop perekrutan driver baru, open suspen dan transparansi suspen, kebebasan memilih bernaung (vendor/individu), perbaiki sistem menajemen aplikasi, transparansi perjanjian kemitraan, hilangkan order prioritas, jarak jemput zona merah, dan legalitas ojek online di Magetan.

Baca Juga :  Sentil Pemasang Spanduk, Apa Dapat Makan dari Memprovokasi?

“Aksi ini kami lakukan sebagai wujud protes kami sebagai driver Ojol merasa banyak dirugikan oleh aplikator, tadi sudah ketemu kepala dinas perhubungan dan beliau sudah berkenan memfasilitasi juga memediasi dengan pihak aplikator,” kata Koordinator aksi, Handreas Novianto.

Di kantor Bupati Magetan, massa pengunjuk rasa diterima oleh Sekda Kabupaten Magetan dan Kepala Dinas Perhubungan Magetan. Sekitar satu jam, perwakilan driver ojek online bertemu dengan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan, Joko Trihono.

Baca Juga :  Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Joko mengaku menerima aspirasi para driver Ojol dan berjanji akan memfasilitasi keluhan yang telah disampaikan oleh driver Ojol.

“Kami terima aspirasi rekan-rekan driver ojek online dan akan kami bantu memfasilitasi ke aplikator tentang keluhan para driver ojek online,” ujar Joko Trihono.

Sementara, aksi serupa juga digelar di beberapa kota/kabupaten di Jawa Timur. Sedangkan unjuk rasa yang lebih besar dipusatkan di kantor Gubernur Jawa timur. (ant)

Berita Terkait

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas
Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 
Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 
Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”
Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:15 WIB

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Rabu, 24 April 2024 - 12:47 WIB

Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 

Sabtu, 13 April 2024 - 11:51 WIB

Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:05 WIB

Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Senin, 3 Mei 2021 - 00:24 WIB

Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB