Meski Pandemi Covid-19, Partisipasi Masyarakat Terhadap Pilbup Pacitan Masih Tinggi

- Jurnalis

Kamis, 10 Desember 2020 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Kendati ditengah pandemi Covid-19, partisipasi masyarakat (parmas) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Pacitan 2020 masih tinggi. Dilihat dari hasil penghitungan sementara, parmas berkisar 67%. Naik dua persen dari Pilbup 2010 (sebesar 65,22%) dan naik tujuh persen dibanding Pilbup 2015 (sebesar 59,83%).

Iwit W. Santoso, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Pacitan menilai kenaikan itu sebagai bukti kepedulian masyarakat terhadap prinsip-prinsip demokrasi. Disisi lain, peningkatan parmas juga sebagai parameter kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilihan.

“Semoga peningkatan parmas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati berdampak sistemik disemua lini kehidupan di Pacitan,” harapnya.

Baca Juga :  Dinkes Pacitan Gencarkan Sosialisasi Pencegahan dan Skrining HIV/AIDS, Kasus Baru Meningkat pada 2024

Diakuinya, sejak pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini, angka parmas Pilbup Pacitan diprediksi terjun bebas. Dengan argumen, pemilih lanjut usia (70 tahun ke atas) berkisar 10% dari DPT sebesar 466.451 jiwa. Sedang masyarakat ‘perantau’ yang terdaftar sebagai pemilih jumlahnya cukup banyak, berkisar 20%. Bahkan, beberapa hari menjelang coblosan, kasus Covid-19 makin bertambah.

Tidak itu saja, pandemi Covid-19 juga berdampak pada regulasi kampanye yang membatasi kerumunan. Baik pertemuan tatap muka maupun dialog. Bahkan, rapat umum pun dilarang. Kegiatan kampanye lebih disarankan menggunakan metode daring. Namun, lanjut Iwit yang juga mantan wartawan harian terkenal di Jatim ini, bencana non alam itu tidak menyurutkan pemilih menggunakan haknya.

Baca Juga :  KPU Resmi Tetapkan 2 Paslon Pilbup Pacitan 2020

“Semoga peningkatan parmas menjadi parameter kepedulian masyarakat Pacitan dalam segala hal,” jelasnya.

Lebih lanjut, tentunya peningkatan parmas juga andil dari semua pihak. Khususnya, pemkab Pacitan, Bupati dan jajaran terkait, Forkopimda, Pimpinan dan anggota DPRD, ormas/OKP, wartawan dan semua elemen masyarakat.

“Selain itu juga perjuangan tak kenal lelah badan adhock, mulai PPK, PPS, PPDP, KPPS, PK TPS, Relawan Demokrasi dan sekretariat KPU Pacitan,” pungkasnya. (IS).

Berita Terkait

Berlangsung Meriah, Berikut Daftar Pemenang FFH Pacitan 2025
Pemutaran 60 Karya Peserta Festival Film Horor Pacitan 2025
Workshop Keaktoran Film Horor Hadirkan Whani Darmawan dan Pritt Timothy
Malam Horor dan Mencekam di FFH 2025 Pacitan
Kasus Viral Mbah Tarman Terungkap, Polres Pacitan Beberkan Fakta Lengkap Pemalsuan Dokumen Cek Rp 3 Miliar
Dinkes Pacitan Turunkan Dokter Spesialis ke Puskesmas, Fokus Tangani Gizi Buruk dan Risiko Kehamilan
Danur Suprapto Gagal Lolos Penjaringan Ketua KONI Pacitan 2025–2029, Tetap Ajak Junjung Tinggi Sportivitas
Goed President Hotel Pacitan, Simbol Penghormatan dan Lokomotif Pariwisata Baru

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 20:38 WIB

Berlangsung Meriah, Berikut Daftar Pemenang FFH Pacitan 2025

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:42 WIB

Pemutaran 60 Karya Peserta Festival Film Horor Pacitan 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:16 WIB

Workshop Keaktoran Film Horor Hadirkan Whani Darmawan dan Pritt Timothy

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:16 WIB

Malam Horor dan Mencekam di FFH 2025 Pacitan

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:18 WIB

Kasus Viral Mbah Tarman Terungkap, Polres Pacitan Beberkan Fakta Lengkap Pemalsuan Dokumen Cek Rp 3 Miliar

Berita Terbaru

Pemutaran 60 film horor karya peserta festival. (Foto:Lintas7.net).

Headline

Pemutaran 60 Karya Peserta Festival Film Horor Pacitan 2025

Minggu, 14 Des 2025 - 15:42 WIB

Headline

Malam Horor dan Mencekam di FFH 2025 Pacitan

Jumat, 12 Des 2025 - 18:16 WIB