Menu

Mode Gelap
Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan Tak Ada Kesengajaan, ABK Penangkap Lumba-lumba Dipulangkan Jaring Ikan Lumba-lumba, ABK Kapal Diperiksa Polisi Polda Jatim Antar Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam Malaysia ke Rumah Duka Pelajar Pacitan Meninggal Usai Tabrak Truk TNI AU

Daerah · 25 Nov 2021 18:57 WIB ·

Mulai Memanas, Politisi Demokrat Respon Pernyataan Gagarin


 Proses pembahasan APBD Pacitan Tahun 2022. (Foto/doc). Perbesar

Proses pembahasan APBD Pacitan Tahun 2022. (Foto/doc).

LINTAS7.NET, PACITAN- Fraksi Partai Demokrat Pacitan merespon pernyataan Ketua DPD Golkar Pacitan yang juga Wakil Bupati Gagarin, terkait penundaaan penetapan Perda APBD Tahun 2022 dimaksudkan agar APBD bisa lebih berkulitas.

Sekretaris Fraksi Demokrat, Anung Dwi Ristanto menyebut kualitas APBD bukan ditentukan oleh lama waktu pembahasan. Menurutnya, APBD berkualitas apabila proses bembahasanya juga berkualitas serta mentaati jadwal pembahasan yang telah di ditentukan sehingga hasil-hasil pembahasan menjadi legal dan syah.

“APBD berkualitas bukan ditentukan dari lama waktu tapi pembahasan APBD berkualitas akan ditentukan oleh kualitas pembahasan,” ujar pria yang juga Ketua Komisi III DPRD Pacitan tersebut.

Legislatif yang terpilih dari Dapil Pringkuku-Pacitan itu menyinggung sikap Fraksi Golkar yang memilih absen dalam pembahasan di tingkat gabungan komisi.

“Bagaimana Fraksi Partai Golkar mengatakan bahwa ketika melakukan penundaan akan lebih berkualitas kenyataannya pembahasan saja Partai Golkar tidak mau mengikuti. Padahal pembahasan itu sudah dijadwalkan sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada,” tambahnya.

“Harusnya kalau Partai Golkar menginginkan pembahasan yang berkualitas maka Partai Golkar atau yang lain yang kemungkinan mengharapkan pembahasan ini berkualitas maka seharusnya menghadiri dan mengikuti pembahasan sampai dengan selesai,” jelasnya.

ADR sapaan akrabnya juga heran dengan klaim bahwa absennya Fraksi Golkar dalam Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Raperda tentang APBD Tahun 2022 berkaitan dengan Alokasi Anggaran Desa (ADD). Padahal menurutnya sejak awal pembahasan tidak ada usulan Fraksi Golkar terkait ADD.

“Publik perlu mengetahui fakta yang sesungguhnya bahwa munculnya aspirasi terkait Alokasi Dana Desa yang jadi persoalan perangkat desa itu bermula dari hasil analisa perhitungan yang kemudian direspon oleh Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) dan dintindaklanjuti dengan audiensi FKKD Pringkuku dan Pemerintah Daerah. Jadi bukan aspirasi Golkar, tidak ada itu dalam pembahasan,” tegasnya.

Diketahui dalam pernyataannya di salah satu media online, Gagarin menilai bahwa penundaan yang disebabkan oleh absennya Fraksi Golkar dalam rapat paripurna itu supaya ada perbaikan dan diharapkan APBD nantinya bisa lebih baik dan berkualitas.

“Kalau toh itu untuk perbaikan APBD Pacitan apa salahnya seandainya Fraksi Golkar mengajak untuk kesana. Karena kalau Fraksi Golkar hadir jelas harus berpendapat, menolak atau menerima pilihannya. Tapi kalau tidak hadir maka ada kesempatan untuk ditunda untuk memperbaiki bersama-sama,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Pacitan tersebut pada media.

Gagarin juga menyebut salah satu alasan perlunya penundaan untuk perbaikan APBD karena menurunnya ADD yang diterima oleh setiap desa di Pacitan.

“Anggaran Alokasi Dana Desa ini alami penurunan. Dan dana perimbangan juga menurun, kemampuan keuangan daerah menurun. Namun demikian kita kan bisa menyikapi lebih bijaksana. Jangan lah penurunan ini kemudian di bebankan pada semua lini. Desa itu permintaannya tidak besar, hanya ADD itu saja angkanya tetap bertahan sesuai angka di tahun 2021. Kalau memang bisa ditata kan lebih baik.” tegasnya. (Is/Ris/Red).

 

 

Artikel ini telah dibaca 576 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Johan Budi Perjuangkan Reog Jadi Warisan Budaya Dunia

15 Januari 2022 - 17:16 WIB

Satu Mimpi Bupati Tercapai. Ada Hotel Sekelas Bintang Empat di Ponorogo

15 Januari 2022 - 14:23 WIB

Libatkan Pengajar dari Oxford, Transformasi Pendidikan ala Giri Tuai Pujian

13 Januari 2022 - 21:27 WIB

Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan

11 Januari 2022 - 16:41 WIB

Tak Ada Kesengajaan, ABK Penangkap Lumba-lumba Dipulangkan

10 Januari 2022 - 12:25 WIB

Antisipasi Penularan DBD, Warga Fogging Mandiri

10 Januari 2022 - 10:24 WIB

Trending di Daerah