Menu

Mode Gelap
Tasyakuran 1 Abad NU, Siswa-Siswi MI Mategal Kenduri 100 Nasi Tumpeng   Terciduk Asyik Ngobrol saat Pembekalan, Bupati Madiun Tegur Seorang Perangkat Desa Tergiur Untung 50 Ribu per Gram, Pemuda di Madiun Nekat Edarkan Narkoba Pemkab Madiun Launching SOP Tatalaksana Deteksi Dini Kasus Stunting Pohon Pisang ini Ditanam di Tengah Jalan, Bentuk Protes?

Ponorogo · 11 Okt 2022 14:25 WIB ·

Panen Raya, Bupati Sugiri Apresiasi Petani Pisang Cavendish


 Bupati Sugiri hadiri panen raya pisang Cavendish. (Foto/Raden Lintas7.net). Perbesar

Bupati Sugiri hadiri panen raya pisang Cavendish. (Foto/Raden Lintas7.net).

LINTAS7.NET, PONOROGO-Perkembangan Pisang Cavendish di Ponorogo cukup menjanjikan. Bahkan, pemanfaatan lahan untuk pisang yang satu ini telah mencapai 10 hektar tersebar di sejumlah wilayah di Ponorogo.

Mahendro Sumono, Koordinator Petani Pisang Cavendish Ponorogo mengatakan beberapa tempat memasuki masa panen raya hingga menghasilkan sekitar 2 Ton pisang.

“Hari ini panen raya di tiga lokasi, yaitu Desa Turi, Jetis, Desa Sedarat, Balong, dan kelurahan Kauman, Kota dengan total antara 1,5 hingga 2 ton pisang Cavendish,” katanya.

Ia menambahkan, pisang Cavendish setiap minggu bisa panen terus menerus hingga 1 ton. Oleh karenanya pasar jadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan pertanian pisang Cavendish.

“Untuk pemasaran tidak ada masalah, karena sudah ada kontrak dengan Perusahaan. Maka kami berharap para petani bergabung dan menanam pisang ini karena sangat menguntungkab,” ujarnya.

Mahendro memastikan Ponorogo sudah terbukti cocok dengan pisang Cavendish. Semua sudah kontrak, mulai pembibitan, pemupukan, hingga panen dan pemasaran.

Panen raya pisang Cavendish di Desa Turi, Kecamatan Jetis dihadiri Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko pada Selasa (11/10). Dia mengapresiasi inovasi sekaligus keberhasilan membudidayakan pisang Cavendish.

“Hari ini panen di Turi justru sudah ada plasma-plasma kemitraan. Bahkan ada 30 kelompok di Ponorogo yang sudah hampir mencapai 10 hektar,”terangnya

Bupati juga menambahkan, perlu diseimbangkan kebutuhan pasar. Agar hasil panen bisa langsung terjual.

“Kedepan Pemerintah Daerah ikut cawe cawe kongkrit, tidak sekedar mengaku berperan,”tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Dampak Cuaca, Bumbu Dapur Berubah Harga

7 Februari 2023 - 10:20 WIB

Operasi Pasar Bulog Diserbu Warga, Beras 1 Ton Ludes dalam 1 Jam

3 Februari 2023 - 11:39 WIB

Kunjungi Pelajar Korban HP Meledak, Wabup Bakal Kaji Penggunaan Ponsel di Sekolah

19 Januari 2023 - 22:54 WIB

Gara-gara HP Meledak, Wajah Siswa SMK Ponorogo Ini Melepuh Matanya Sulit Terbuka

18 Januari 2023 - 20:20 WIB

Bupati Instruksikan Tekan Angka Pernikahan Dini Ponorogo

17 Januari 2023 - 21:01 WIB

Warga Laporkan Dugaan Pungli Perangkat Desa Sawoo ke Polisi

12 Januari 2023 - 18:01 WIB

Trending di Daerah