PCNU Pacitan Pastikan Tak Berpolitik Praktis

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2020 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pacitan memastikan kebenaran Intruksi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Ihwal larangan jajaran pengurus terlibat dalam politik praktis. 

PCNU Pacitan pun patuh terhadap intruksi dan memastikan tidak mengarahkan warganya untuk mendukung salah satu pasangan Bakal Calon Bupati Wakil Bupati Pacitan dalam kontestasi Pilkada serentak 9 Desember.

Pengurus PCNU Pacitan, Sunoto, mengatakan pihaknya menyadari akan gejolak yang muncul di tengah masyarakat bawah imbas keputusan para elite politik. 

Meski demikian, Dia menjamin seluruh pengurus NU Pacitan tidak melibatkan diri dalam politik praktis maupun pengerahan massa pada paslon tertentu.

Baca Juga :  Ketua DPC PDIP Ngawi Ingatkan Kader Jangan Terpancing Provokasi Jelang Pemilu 2019

“Intruksi PWNU itu benar. Pengurus NU Pacitan tidak boleh terlibat langsung dalam politik praktis. Tetapi secara pribadi masing-masing warga NU berhak menentukan sikap dan pilihan politiknya,” tegas Sunoto pada wartawan Kamis (10/9) pagi.

Lebih lanjut, Wakil Ketua PCNU Pacitan itu menambahkan kekecewaan warga NU terhadap dinamika politik yang ada saat ini lumprah terjadi. Sehingga tidak perlu penyikapan secara berlebihan.

Baca Juga :  Ikrar Setia Fraksi Demokrat DPRD Pacitan pada AHY

“Sekali lagi prinsip NU itu tidak berpolitik praktis. Adapun kekecewaan warga NU adalah fakta lapangan tetapi itu hal biasa,  karena bagaimana pun kami semuanya tawadhu’ kepada Kyai. Perintah Kyai jadi pegangan semua warga NU,” pungkasnya.

Dinamika politik di Pacitan menghangat imbas keputusan atraktif para elit politik. Sebagian warga NU Pacitan kecewa dengan akhir drama rekomendasi Partai Politik. Gagarin yang sempat dielukan jadi Calon Bupati dari PKB, mengikuti perintah dan ketetapan Partai Golkar berkoalisi bersama Partai Demokrat. (IS).

 

Berita Terkait

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan
Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat
Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun
Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan
Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun
Baru Kali Ini Terjadi, DPC Partai Demokrat Pacitan Digeruduk Ratusan Masyarakat Pendukung Bakal Calon
Coffee Morning Bersama Kapolres, Jalin Silaturahmi dan Sinergitas
KPU Madiun Lantik 75 Anggota PPK, Wajah Lama Masih Mendominasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:09 WIB

Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:46 WIB

Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 04:14 WIB

Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun

Jumat, 24 Mei 2024 - 16:59 WIB

Baru Kali Ini Terjadi, DPC Partai Demokrat Pacitan Digeruduk Ratusan Masyarakat Pendukung Bakal Calon

Senin, 20 Mei 2024 - 13:03 WIB

Coffee Morning Bersama Kapolres, Jalin Silaturahmi dan Sinergitas

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:47 WIB

KPU Madiun Lantik 75 Anggota PPK, Wajah Lama Masih Mendominasi

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB