Pembunuh Tragedi Widodaren Diduga Bunuh Diri

- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2019 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI. Benang merah peristiwa pembunuhan dengan korban Susanti ibu rumah tangga 30 tahun di Dusun Jatisari, Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Ngawi yang terjadi Senin kemarin, (25/03/2019), sekitar pukul 11.12 WIB mulai terungkap.

Menyusul ada temuan mayat berjenis kelamin laki-laki di sekitar rel kereta api (KA) masuk Dusun Ngrancang, Desa/Kecamatan Mantingan, Ngawi sekitar pukul 06.30 WIB, Rabu, (27/03/2019). Kabar yang berhembus dari berbagai sumber untuk sementara mayat pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga merupakan pelaku pembunuhan terhadap Susanti.

“Iya pagi tadi ada laporan melalui pesan WhatsApps petugas PJKA menemukan mayat di sekitar rel kereta api. Hanya saja identitas korban masih kita lidik lebih jauh termasuk visum. Dan mayatnya langsung dievakuasi kamar mayat RSUD dr. Soeroto Ngawi,” terang Kapolsek Mantingan AKP Suparno, Rabu, (27/03/2019).

Baca Juga :  Pelaksanaan Fogging Bijak, Penderita DBD Turun

Di lain sisi saksi mata di sekitar lokasi kejadian mengatakan, posisi kepala korban berada di celah rel kereta api. Sedangkan tubuhnya berada tidak jauh dari lokasi kepala atau berjarak beberapa meter dari rel kereta api.

“Kemungkinan korban yang masih misterius itu bunuh diri sengaja menabrakan diri dengan kereta api. Sebelum kereta lewat bisa jadi korban itu posisinya terlentang dan lehernya tepat berada di atas rel,” ujar saksi mata.

Terkait kejadian tersebut, Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Indra Najib belum bisa membenarkan kabar yang beredar. Hanya saja pihaknya masih mengumpulkan sejumlah barang bukti maupun keterangan dari berbagai pihak. Dengan demikian temuan mayat diatas rel kereta api itu belum bisa dikaitkan dengan peristiwa pembunuhan dengan korban Susanti.

Baca Juga :  Rasis Di Facebook, Akun Micky Nur Cahaya Bakal Dipolisikan

“Masih mengumpulkan barang bukti yang ada. Semuanya masih kita proses lebih lanjut untuk segera mengungkap peristiwa itu,” jelas AKP Indra Najib.

Sementara info dari sekitar kamar mayat RSUD dr. Soeroto Ngawi ada saksi mata meyakini jika mayat itu atas nama Wakidi pria 40 tahun beralamatkan Dusun Jenak, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Sayangnya, saksi itu pun enggan dikonfirmasi lebih lanjut. (eni*)

Berita Terkait

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas
Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 
Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 
Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”
Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:15 WIB

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Rabu, 24 April 2024 - 12:47 WIB

Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 

Sabtu, 13 April 2024 - 11:51 WIB

Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:05 WIB

Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Senin, 3 Mei 2021 - 00:24 WIB

Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB