Polsek Kare Gagalkan Pencurian Kayu

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2019 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN – Hanya gara-gara tergiur iming-iming uang sebesar Rp 500 ribu, seorang warga Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun berinisial DBS harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Laki-laki 32 tahun itu ditangkap aparat Polsek Kare karena diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian kayu (illegaloging) milik Perhutani KPH Madiun di petak 54 B, masuk wilayah hutan Mruwak.

Kasubbag Humas Polres Madiun AKP M.Tjanu (kiri) dan Kapolsek Kare AKP Budi Sunu (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan.

Kasubbag Humas Polres Madiun AKP M. Tjanu mengatakan, penangkapan tersangka berawal ketika anggota Polsek Kare mendapat informasi bahwa ada sebuah mobil yang mengangkut kayu yang diduga hasil curian.

Lalu, polisi bersama petugas Perhutani KPH Madiun melakukan penghadangan. Ternyata benar, kayu tersebut tanpa dilengkapi dokumen yang sah. “Namun, saat ditangkap si sopir melarikan diri, tinggal tersangka ini (DBS.red) yang ada di dalam mobil,” kata AKP Tjanu.

Baca Juga :  Amankan Nataru, Polres Madiun Terjunkan 414 Personel Gabungan

Kapolsek Kare AKP Budi Sunu menambahkan, tersangka ditangkap di jalan umum turut Dusun Sajak, Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun pada Senin (11/3/2019) sekitar pukul 22.30 WIB.

Sementara, sopir Pick Up L-300 lolos dari kejaran petugas dengan cara lari ke dalam hutan yang pada saat itu kondisinya gelap gulita.

Selain meringkus tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 11 batang kayu Sono berbagai ukuran dan satu unit kendaraan Pick Up L-300 Nopol AE 8620 FA yang digunakan untuk mengangkut kayu hasil curian tersebut.

“Jumlah kayunya total 2,5 meter kubik, nilainya sekitar Rp 25 jutaan,” kata Kapolsek Kare AKP Budi Sunu.

Baca Juga :  Pemdes Sidomulyo Gelar Pelatihan Desa Siaga Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat

Budi menjelaskan, tersangka mengaku tidak mengenal identitas si sopir yang kabur. Tersangka mengaku baru pertama kali bertemu dengan si sopir. Tugasnya menunjukkan jalan keluar dari lokasi pencurian dengan diiming-imingi upah sebesar Rp 500 ribu.

“Ini masih kita kembangkan, kalau status sopirnya saat ini DPO, dan ciri-cirinya sudah kami ketahui,” ujarnya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Kare. Tersangka DBS dijerat dengan pasal 83 ayat 1 huruf b UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan hutan jo pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP dengan hukuman penjara minimal 1 tahun dan maksimal 10 tahun. (ant/red)

Berita Terkait

Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun
Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun
Tradisi Bersih Desa Suluk, Melestarikan Budaya dengan Ruwatan dan Wayang Kulit Semalam Suntuk
Melestarikan Tradisi Bersih Dusun di Desa Sambirejo yang Penuh Makna 
Pemdes Sidomulyo Gelar Pelatihan Desa Siaga Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Pemdes Metesih Salurkan Bantuan Beras, Jaga Kesejahteraan dan Solidaritas Masyarakat 
Sah! 663 Pegawai Kabupaten Madiun Terima SK Pengangkatan
Pemerintah Desa Gunungsari Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:46 WIB

Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun

Selasa, 28 Mei 2024 - 04:14 WIB

Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun

Senin, 27 Mei 2024 - 16:20 WIB

Tradisi Bersih Desa Suluk, Melestarikan Budaya dengan Ruwatan dan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:31 WIB

Melestarikan Tradisi Bersih Dusun di Desa Sambirejo yang Penuh Makna 

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:24 WIB

Pemdes Sidomulyo Gelar Pelatihan Desa Siaga Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 Mei 2024 - 14:58 WIB

Pemdes Metesih Salurkan Bantuan Beras, Jaga Kesejahteraan dan Solidaritas Masyarakat 

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:03 WIB

Sah! 663 Pegawai Kabupaten Madiun Terima SK Pengangkatan

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:49 WIB

Pemerintah Desa Gunungsari Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Warga

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB