Menu

Mode Gelap
Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo  Empati Bencana Cianjur, SMK PGRI 2 Ponorogo Galang Dana dan Shalat Ghoib Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP  Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

Daerah · 23 Sep 2020 21:19 WIB ·

Saksikan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Bupati Madiun : Jangan Coba-coba Bermain Narkoba !


 Saksikan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Bupati Madiun : Jangan Coba-coba Bermain Narkoba ! Perbesar

LINTAS7.NET, MADIUN – Berbagai barang bukti perkara tindak pidana narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Rabu (23/9/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Agung Mardiwibowo menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan yakni narkotika jenis sabu 13,17 gram, pil double L sebanyak 3. 652 butir dan 13 unit telepon seluler berasal dari 26 kasus penyalahgunaan narkotika.

Dijelaskan Agung, barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan pengumpulan sejak bulan Januari hingga Agustus 2020.

Agung mengatakan, pemusnahan ini merupakan salah satu tugasnya selaku jaksa eksekutor dalam melaksanakan putusan pengadilan.

“Sebagai jaksa eksekutor kita memiliki tanggung jawab rutin melakukan pemusnahan barang bukti perkara yang telah inkracht. Ini dilakukan, salah satunya untuk menghindari penyalahgunaan oknum, dan daripada menumpuk di gudang,” kata Agung.

Selain Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Agung Mardiwibowo, pemusnahan barang haram tersebut juga disaksikan Bupati Madiun Ahmad Dawami, Dandim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, dan Kapolres Madiun AKBP R. Bagoes Wibisono.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan, pemusnahan barang bukti ini sebagai perwujudan kerja bersama pemerintah daerah dengan forkopimda.

Tingginya kejahatan narkotika di Kabupaten Madiun sangat disayangkan oleh Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing.

Bupati menyebut, Pemkab Madiun bersama-sama dengan Kejaksaan dan Satresnarkoba Polres Madiun, melalui program jaksa masuk sekolah, terus melakukan sosialisasi dengan menyasar anak sekolah, sebagai kaum milenial yang rentan terpengaruh narkotika.

“Narkotika merugikan kesehatan dan finansial. Dan yang paling menakutkan, ketika berurusan sengan aparat hukum. Jadi, jangan coba-coba bermain narkoba,” tegas Bupati.

Sementara, Kapolres Madiun AKBP R. Bagoes Wibisono menambahkan, saat ini crime rate di wilayah hukum Polres Madiun relatif rendah. Namun diakui Kapolres, untuk peredaran narkoba jenis sabu dan pil double L cukup signifikan.

Dikatakan Kapolres, dalam situasi prihatin pandemi Covid-19 (virus Corona) menjadi celah pelaku kejahatan narkoba melancarkan aksinya.

Mantan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ini berjanji bakal memberantas narkotika sampai ke akarnya. Tindakan tegas berlaku kepada siapapun yang terbukti melakukan tindak kejahatan narkotika, tidak pandang bulu siapapun yang adanya di belakangnya.

“Saya akan berantas narkotika sampai ke akarnya, tanpa pandang bulu siapa yang ada di belakangnya. Termasuk jaringan lapas, akan kita telusuri,” tegasnya. (ant/red)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Ratusan Warga Daftar PPK Pemilu 2024

27 November 2022 - 20:18 WIB

Pecah !!! Ribuan Orang Ikuti Jalan Pagi Bareng Bupati, Rayakan HUT ke-4 Pujasera Jiwan

27 November 2022 - 18:23 WIB

Ratusan Peserta Ikuti Ujian Tulis Penerimaan Perangkat di Dua Desa di Kecamatan Madiun

26 November 2022 - 20:07 WIB

Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji

26 November 2022 - 20:06 WIB

Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo 

25 November 2022 - 18:43 WIB

Alokasi Kursi Dua Dapil di Pacitan Berubah

25 November 2022 - 15:42 WIB

Trending di Daerah