Seorang Karyawati RSUD dr. Soeroto Ngawi Diduga Bunuh Diri Loncat Dari Jembatan Ngunengan

- Jurnalis

Minggu, 24 Januari 2021 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Jembatan Ngunengan, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi yang menjadi lokasi dugaan bunuh diri. 

LINTAS7.NET, NGAWI – Seorang perempuan dikabarkan nekat terjun ke aliran Bengawan Solo yang saat ini kondisinya banjir. Kejadian tragis tersebut diduga kuat merupakan aksi bunuh diri dengan terjun dari atas jembatan Ngunengan, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 17.15 WIB.

“Benar, ada kabar orang bunuh diri seorang perempuan dari atas jembatan Ngunengan sekitar sore menjelang petang,” terang Jatmiko salah seorang warga Bugisan, Ngawi.

Kata Jatmiko, sesuai kabar yang ia terima disinyalir korban merupakan seorang karyawati RSUD dr. Soeroto Ngawi. Bahkan sesuai informasinya lagi, perempuan yang terjun dari jembatan Ngunengan tersebut tercatat sebagai salah satu warga lingkungan Mulyorejo, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi Kota.

Baca Juga :  Jangan Konvoi, Polisi Lakukan Penyekatan Sasaran Pesilat SH Winongo

Sayangnya, kepastian bahwa korban benar-benar merupakan karyawati RSUD dr Soeroto Ngawi hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti. Direktur RSUD dr Soeroto Agus Priyambodo yang dihubungi via selular juga belum menjawab.

Sementara, hal senada juga disampaikan Gogot warga sekitar lokasi kejadian yang membenarkan kabar yang beredar tersebut.

Gogot mengatakan, di atas jembatan ada satu unit sepeda motor jenis Honda Vario nopol AE 4655 KX yang dimungkinkan milik korban. Namun dirinya tidak bisa memastikan kejelasan kabar itu. Memang saat kejadian ada seorang pemancing yang melihat aksi bunuh diri dengan meloncat dari atas jembatan.

Baca Juga :  Pemkab Madiun, Dirikan Posko-Posko Bencana

Terpisah, Kapolsek Pitu Iptu Karno mengatakan pihaknya baru saja mendapat laporan adanya dugaan aksi bunuh diri. Begitu mendapat informasi langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk memintai keterangan sejumlah saksi yang ada.

“Iya ada kabar seperti itu. Tunggu saja, kita masih mengecek di lokasi kejadian,” singkat Kapolsek Pitu. (pr/ant/red)

Berita Terkait

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas
Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 
Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 
Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”
Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:15 WIB

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Rabu, 24 April 2024 - 12:47 WIB

Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 

Sabtu, 13 April 2024 - 11:51 WIB

Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:05 WIB

Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Senin, 3 Mei 2021 - 00:24 WIB

Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB