STKIP Wisuda Ratusan Mahasiswa

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Salah satu momentum yang sangat ditunggu oleh mahasiswa utamanya mahasiswa sarjana S-1 adalah kegiatan wisuda. Wisuda bermakna sebagai penanda berakhirnya masa sebagai mahasiswa pada program studi sekaligus sebagai moment masuk pada siklus baru pada kehidupan wisudawan-wisudawati setelah berhasil menyelesaikan studinya. 

Selain itu wisuda juga sebagai ritual wajib bagi mahasiswa karena dengan mengikuti kegiatan wisuda mereka merasa mendapat pengakuan secara luas atas capaiannya meskipun setelah diwisuda tantangan dalam kehidupan nyata memerlukan perjuangan yang lebih berat. 

Tak terkecuali para mahasiswa STKIP PGRI Pacitan yang pada tahun 2020 ini sudah menyelesaikan masa studinya di berbagai program studi STKIP PGRI Pacitan. Mereka juga mengharapkan pihak perguruan tinggi tetap menggelar wisuda walaupun situasi masyarakat masih diliputi kekhawatiran karena masih belum hilangnya Covid-19. 

Terbukti dari pengisian angket yang di sebarkan di kalangan mereka sebanyak 88% dari mahasiswa yang berakhir masa studinya menghendaki dilaksanakan wisuda dengan pilihan 77% dengan cara luar jaringan dan 11% mengharapkan diadakan dengan dalam jaringan (daring). 

“Wisuda tetap diadakan seperti biasanya, namun dengan melakukan protokol kesehatan.” Reny Setia, salah satu mahasiswa. 

Harapan yang sama disampaikan oleh mahasiswa yang akrab disapa Efrin. Dia meminta Wisuda tetap dilaksanakan, dengan syarat pelaksanaan dikloter (tiap prodi beda hari) karena berfungsi untuk meminimalisasi dampak covid-19. 

“Selain itu pelaksanaan wisuda hendaknya dilakukan sesuai protokol kesehatan menggunakan APD sederhana.” ujar Efrin.

Tingginya harapan para mahasiswa digelarnya wisuda  mendorong pihak perguruan tinggi tetap mengadakan wisuda bagi mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus pada upacara yudisium yang diadakan pada  Senin dan Selasa (24-25/08). 

Pelaksanaan wisuda ini juga dilakukan berdasarkan surat rekomendasi  Nomor: 141/973/408.50/2020 tentang Rekomendasi Atas Kegiatan Wisuda Sarjana STKIP PGRI Tahun Akademik 2019/2020. Surat rekomendasi tersebut ditandatangi langsung oleh Koordinator Bidang Keamanan dan Penegakan hukum Gugus Tugas Daerah, yakni Sugeng Widodo, S.Sos, M.M. 

Baca Juga :  Pencuri Alfamart Seorang Mahasiswa, Uangnya untuk Beli Iphone dan Honda Tiger

Kegiatan wisuda yang digelar STKIP PGRI Pacitan berpedoman pada protokol kesehatan sebagaimana yang direkomendasikankan oleh Gugus Tugas Daerah seperti mengharuskan para peserta, tamu, dan panitia  selalu memakai masker, menjaga jarak antarsubjek, melaksanakan cuci tangan pakai sabun/ handsanitizer, bahkan untuk masuk ke lokasi acara wisuda para tamu harus melalui pengkuran suhu tubuh terlebih dahulu. 

Bukti ketaatan pihak STKIP PGRI Pacitan atas protokol kesehatan juga tampak pada pembatasan jumlah tamu yang hadir serta jarak antarkursi untuk para peserta juga diatur sedemikian rupa, bahkan kegiatan pendirian beberapa tenda dilakukan agar jarak aman tetap terjamin. Tidak hanya ditangani secara internal, pihak STKIP PGRI Pacitan juga meminta bantuan tenaga medis dari Dinas Kesehatan kabupaten Pacitan. 

Kegiatan wisuda yang bertema  “Mewujudkan Sumberdaya Manusia Yang Kreatif, Tangguh, Dan Mandiri” diadakan pada  Rabu (16/09/2020) bertempat di kampus STKIP PGRI Pacitan Jalan Cut Nyak Dien  4a Kelurahan Ploso Kec/Kab. Pacitan. Tidak seperti pelaksanaan wisuda sebelumya, prosesi kegiatan wisuda lebih sederhana dan lebih singkat daripada pagelaran wisuda pada tahun lalu tetapi makna wisuda tetap terjaga. 

Pelaksanaan wisuda dibagi  menjadi dua tahap, yakni tahap I dilaksanakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi yang jumlah pada tahap ini diikuti 98 wisudawan-wisudawati.  Adapun pada tahap II juga diikuti 98 peserta  terdiri atas  Pendidikan Sejarah, Pendidikan Informatika, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 

Pada kesempatan itu wisudawan dan wisudawati juga mendapatkan ucapan selamat dari Bupati Pacitan Dr. Indartato, M.M dan juga dari Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur  Drs.H.Teguh Sumarno, M.M. Ucapan selamat kedua tokoh tersebut dilakukan melalui video yang dapat disaksikan oleh segenap yang hadir. Tentu ucapan selamat kedua tokoh asal Pacitan tersebut sebagai tambahan motivasi bagi wisudawan dan wisudawati. 

Baca Juga :  Ribuan Warga Pacitan Turun ke Jalan, Serukan Kemerdekaan Palestina

Pada sisi lain, Ketua STKIP PGRI Pacitan, Hj. Sri Iriyanti, M.Pd  mengungkapkan bahwa kegiatan wisuda ini penting dilaksanakan karena sebagai milestone  yang akan selalu diingat oleh para wisudawan sebagai tanda akhir mereka menempuh pendidikan jenjang S-1 di STKIP PGRI Pacitan. 

“Mewakili keluarga besar STKIP PGRI Pacitan memohon maaf kepada para orang tua mahasiswa karena melaksanakan wisuda penuh keterbatasan di tengah-tengah pandemi covid-19.

Pesan Saya agar mereka dapat berperan aktif di masyarakat dan sebisa mungkin mengamalkan ilmu pengetahuan yang didapatkan mereka di STKIP PGRI Pacitan dan juga berterima kasih kepada keluarga dan orang tua mereka yang telah menjadikannya sebagai sarjana,” kata Sri Irianti. 

Kegiatan wisuda tahun akademik 2019/2020 ini tercatat sebagai wisuda  yang ke-21 STKIP PGRI Pacitan yang diikuti oleh 196 wisudawan dan wisudawati dari 7 program studi yang ada, yakni Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Pendidikan Informatika, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 

Pada wisuda kali ini wisudawati atas nama Yuspika Ayu Aprilia Wulansari, S.Pd dari Program Studi Pendidikan Informatika tercatat sebagai lulusan dengan IPK (indeks prestasi komulatif) tertinggi, yakni 3,96. 

Perlu diketahui bahwa pada saat ini STKIP PGRI Pacitan sebagai perguruan tinggi yang terakreditasi institusi B.  Dan setelah pelaksanaan wisuda  ini, STKIP PGRI Pacitan melanjutkan agenda kegiatannnya menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 yang dinaungi dalam kegiatan PKKMB ( Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru). 

Rencananya kegiatan PKKMB dilaksanakan selama tiga hari yakni Kamis sampai Sabtu (17-19/09). Kegiatan PKKMB dilksanakan dengan sistem  daring (dalam jaringan). (IS). 

Berita Terkait

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan
Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat
Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan
Baru Kali Ini Terjadi, DPC Partai Demokrat Pacitan Digeruduk Ratusan Masyarakat Pendukung Bakal Calon
Coffee Morning Bersama Kapolres, Jalin Silaturahmi dan Sinergitas
Sosialisasi Kesehatan Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia di Ponorogo
Desa Kayen dan Desa Sukoharjo Kabupaten Pacitan Dijadikan Pilot Project Desa Tangguh Bencana Inklusi
Menakar Kekuatan Para Kandidat di Pilkada Pacitan Berdasarkan Hasil Pileg 2024
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:09 WIB

Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Jumat, 24 Mei 2024 - 16:59 WIB

Baru Kali Ini Terjadi, DPC Partai Demokrat Pacitan Digeruduk Ratusan Masyarakat Pendukung Bakal Calon

Senin, 20 Mei 2024 - 13:03 WIB

Coffee Morning Bersama Kapolres, Jalin Silaturahmi dan Sinergitas

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:53 WIB

Sosialisasi Kesehatan Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia di Ponorogo

Selasa, 14 Mei 2024 - 19:38 WIB

Desa Kayen dan Desa Sukoharjo Kabupaten Pacitan Dijadikan Pilot Project Desa Tangguh Bencana Inklusi

Minggu, 12 Mei 2024 - 09:10 WIB

Menakar Kekuatan Para Kandidat di Pilkada Pacitan Berdasarkan Hasil Pileg 2024

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB