Menu

Mode Gelap
Puluhan Warga Terjangkit DBD, 1 Pasien Meninggal Dunia Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan Tak Ada Kesengajaan, ABK Penangkap Lumba-lumba Dipulangkan Jaring Ikan Lumba-lumba, ABK Kapal Diperiksa Polisi Polda Jatim Antar Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam Malaysia ke Rumah Duka

Magetan · 21 Des 2021 19:26 WIB ·

Tahun Penuh Tantangan, Disparbud Magetan Bangun Pariwisata Berkelanjutan


 Kepala Disparbud Magetan, Joko Trihono, meninjau salah satu obyek wisata Magetan. Foto/lintas7.net Perbesar

Kepala Disparbud Magetan, Joko Trihono, meninjau salah satu obyek wisata Magetan. Foto/lintas7.net

LINTAS7.NET, MAGETAN -Pembangunan dunia pariwisata yang berkelanjutan menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Magetan. Terlebih lagi, di era pandemi Covid-19.

Mau tidak mau, suka tidak suka, Covid-19 memberikan dampak luar biasa pada semua sektor kehidupan masyarakat. Tidak terkecuali, pariwisata dan seni budaya di Magetan.

“Sungguh sangat terasa ketika kami harus menutup tempat wisata ketika PPKM, baik saat level 4 dan level 3. Kami juga sedih mendengar keluhan dari seniman di Magetan karena hampir tidak ada yang menggunakan jasa mereka,” ujar kepala Disparbud Pemkab Magetan, Joko Trihono, Selasa (21/12/2021).

Namun demikian, Disparbud tak tinggal diam. Sektor pariwisata dan kebudayaan tetap harus bergerak di tengah tahun penuh tantangan selama 2021. Ini agar roda perekonomian masyarakat yang menggantungkan diri pada usaha wisata serta usaha seni budaya tetap dapat berjalan.

Disparbud yang membidangi pengembangan wisata dan kebudayaan ini melakukan berbagai upaya untuk menyiasati keadaan. “Kita tidak dapat berpangku tangan menghadapi keadaan. Walaupun pandemi, berbagai terobosan harus dilakukan demi keberlangsungan pengembangan pariwisata dan budaya,” ungkap Joko.

Banyak yang telah dilakukan, di antaranya, dengan tetap memberikan pendampingan kepada destinasi wisata dan Desa Wisata. Kemudian, kerjasama dengan berbagai pihak serta mengikuti serta memfasilitasi berbagai event.

Hasilnya, baru-baru ini, Magetan mendapatkan beberapa penghargaan bidang pariwisata yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Penghargaan sebagai apresiasi kepada Desa Wisata ini diberikan kepada Desa wisata Randugede yang meraih kategori Unggulan dalam lomba video profil desa wisata jawa timur 2021. Kemudian, Desa Wisata Genilangit, Desa Wisata Randugede, Desa Wisata Simbatan dan Wisata Plered Agung (Desa Mrahu) sebagai Desa Wisata binaan Kemenparenkraf RI.

Penghargaan atas raihan sebagai nominator Anugrah Desa Wisata Indonesia diterima oleh Desa Wisata Genilangit dan Desa Wisata Simbatan.

Kepala Disparbud Magetan, Joko Trihono. Foto/Lintas7.net

Menurut Joko, capaian itu tak lepas pula dari keterkaitan pengembangan pariwisata yang disandingkan dengan pembinaan kebudayaan. “Kunci keberlanjutan pariwisata akan dapat selalu terjaga apabila didukung oleh budaya yang kuat di masyarakat,” ungkap Joko.

Berbagai upaya telah dilakukan sepanjang tahun 2021 ini, di antaranya, promosi budaya dan pariwisata yang tajuk Gelar Seni Budaya Daerah yang dilangsungkan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta pada bulan Juli lalu. Serta keikutsertaan Magetan dalam Festival Budaya Agraris di Malang baru-baru ini.

Disparbud Magetan juga acap kali memberikan kesempatan tampilan kesenian, tari, elektone, wayang orang, ledhug, tongling, wayang kulit, wayang orang dan ketoprak walaupun disuguhkan secara online selalui live streaming.

Selain itu, dengan bersinergi dengan instansi terkait juga menampung semangat luarbisa dari komunitas-komunitas di Magetan yang bergerak di bidang pariwisata, seni budaya maupun ekonomi kreatif untuk menggelar berbagai even seperti kegiatan sport-tourism maupun berbagai berbagai pameran seprti pameran Tosan Aji (keris), tanaman hias maupun kontes Koi, Haul Gubernur Soerjo maupun Festival Soerjo 2021 yang dilakukan sepenuhnya oleh komunitas tersebut dan dimuarakan pada pengembangan pariwisata.

Sejauh ini, Disparbud Pemkab Magetan juga telah melakukan inventarisasi obyek diduga cagar budaya dengan turun langsung melakukan pendataan dan dokumentasi bersama berbagai komunitas penggiat sejarah.

Kepala Disparbud Magetan, Joko Trihono. Foto/Lintas7.net

Untuk kesenian juga telah dilakukan kajian pengembangan tarian Jalak Lawu. Selain itu, juga telah diterbitkan Kartu Induk Kesenian kepada 46 grup seni, 481 seniman, dan 70 pelaku seni.

Untuk pengembangan pemasaran pariwiswata, selain, seperti yang telah dipaparkan di atas juga, Disparbud Magetan juga berperan dalam keikutsertaan dalam promosi wisata melalui Jatim Virtual Exhibition 2021 yang menampilkan potensi wisata secara elektronik yang dapat diakses melalui virtual.jatim.travel.

Lebih dari itu, dengan memanfaatkan setting daerah wisata Magetan, beberapa stasiun TV Nasional juga melakukan pengambilan gambar program acara wisata mereka di Magetan.

“Tahun 2021 memang terasa berat, namun kita harus tetap semangat, tetap bergerak dengan memanfaatkan segala potensi yang ada demi kemajuan pariwisata dan kebudayaan, khususnya di Kabupaten Magetan. Semoga tahun 2022 mendatang akan lebih baik dari tahun ini,” pungkas Joko. (mif/adv)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Forkopimda Jatim Ikuti Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera

16 Januari 2022 - 09:37 WIB

Forkopimda Jatim Dampingi Kunker Wapres di Madura

13 Januari 2022 - 20:58 WIB

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka Serentak Dengan Target 19.506 Dosis se Jawa Timur

11 Januari 2022 - 16:40 WIB

Monitoring Vaksin Anak, Bupati Ponorogo Siapkan 71 Ribu Dosis

8 Januari 2022 - 18:43 WIB

Pimpin Upacara Serah Terima Empat PJU dan Lima Kapolres Jajaran Polda Jatim, Ini Pesan Irjen Nico

7 Januari 2022 - 20:39 WIB

Interaktif Virtual Forkopimda Jatim Dalam Launching Aplikasi Monitoring Karantina Presisi di Bandara Juanda

7 Januari 2022 - 08:14 WIB

Trending di Nasional