Menu

Mode Gelap
Puluhan Warga Terjangkit DBD, 1 Pasien Meninggal Dunia Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan Tak Ada Kesengajaan, ABK Penangkap Lumba-lumba Dipulangkan Jaring Ikan Lumba-lumba, ABK Kapal Diperiksa Polisi Polda Jatim Antar Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam Malaysia ke Rumah Duka

Daerah · 29 Nov 2021 16:58 WIB ·

Terancam Tenggelam, Ratusan Makam Terpaksa Dipindahkan


 Terancam Tenggelam, Ratusan Makam Terpaksa Dipindahkan Perbesar

LINTAS7.NET, PONOROGO-Terancam tenggelam akibat pengisian air Bendungan Bendo ratusan makam di Kecamatan Sooko, Ponorogo dipindah warga.

Sejumlah warga Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Ponorogo Senin (29/11) siang memindahkan makam leluhur mereka yang ada di komplek pemakaman umum d yakni makam Nglebak, Desa Ngadirojo.

Warga nekat memindahkan makam leluhur yang sudah dimakamkan di tempat ini, karena mereka kuawatir makam leluhur mereka akan hilang terendam air Bendungan Bendo. Sebab, sejak diresmikan Presiden Joko Widodo bulan September 2021 lalu, air bendungan mulai meluber hingga nyaris menenggelamkan makam yang sudah difungsikan sejak zaman penjajahan belanda.

Sementara proses pemindahan makam melibatkan modin desa. Sebelum dipindah, makam didoakan oleh modin dan selanjutnya sebagian tanah makam dipindah di kain kafan dan diikat layaknya jenazah. Selain itu, batu nisan pun juga turut dibawa ahli waris untuk dipindah ke makam desa lainnya yakni makam Putuk Baru.

Proses pemindahan makam yang dilakukan warga maupun anak keturunan jenazah sudah sejak tiga hari yang lalu.

“Ini kehendak masyarakat yang memiliki ahli waris disini takut kalau tenggelam jadi dipindah bersama ke makam Putik Baru. Disni terancam tenggelam airnya kan naik. Jadi hampir semua makam dipindah,” kata Jumari warga setempat

Sejak tiga hari lalu, modin desa sudah memindahkan sedikitnya 150 makam. Diperkirakan, jumlah ini masih akan terus bertambah karena masih banyak makam yang belum dipindah.

“Karena airnya sudah dekat dengan makam kalau ndak dipindah makamnya tenggelam,” kata Nur Kholis modin desa.

Kepala Desa Ngadirojo membenarkan jika warganya sejak beberapa hari lalu memindahkan makam leluhur ke makam desa. Ini disebabkan karena makam ngeblak bakal terendam air bendungan bendo.

“Atas kesadaran masyarakat diperkirakan kalau besuk hujan, nanti yang jelas mendekati takut tergenang maka warga masyarakat memiliki inisiatif untuk memindah secara swadaya,” terang Kades Pamuji

Sementara pihak BBWS dalam waktu dekat akan menemui ahli waris untuk memberikan ganti rugi. Sebab, dalam waktu dekat makam memang akan terendam air Bendungan Bendo.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Puluhan Warga Terjangkit DBD, 1 Pasien Meninggal Dunia

17 Januari 2022 - 11:04 WIB

Johan Budi Perjuangkan Reog Jadi Warisan Budaya Dunia

15 Januari 2022 - 17:16 WIB

Satu Mimpi Bupati Tercapai. Ada Hotel Sekelas Bintang Empat di Ponorogo

15 Januari 2022 - 14:23 WIB

Libatkan Pengajar dari Oxford, Transformasi Pendidikan ala Giri Tuai Pujian

13 Januari 2022 - 21:27 WIB

Kang Giri Spontan Selamatkan Warga yang Terjatuh Di Jalanan

11 Januari 2022 - 16:41 WIB

Tak Ada Kesengajaan, ABK Penangkap Lumba-lumba Dipulangkan

10 Januari 2022 - 12:25 WIB

Trending di Daerah