Tiba di Kampung Ponorogo, Dyllan Dimakamkan di Tamanarum

- Jurnalis

Selasa, 25 Desember 2018 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO – Jenazah Dyllan Sahara Puteri, istri Ifan “Seventeen” yang menjadi korban Tsunami di Tanjung Lesung, Banten, tiba di kampung halamannya di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kota Ponorogo. Sekitar pukul 09.30 WIB, wanita yang berprofesi sebagai artis dan presenter ini, disambut haru seluruh keluarga yang sudah berkumpul di rumah. “Siang ini kami makamkan di pemakaman umum Tamanarum. Sekitar 1,5 kilometer dari rumah,” ujar Supriyanto, ayah Dyllan.

Di rumah duka, sudah berkumpul sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, keluarga dan tetangga sekitar. Pun, Bupati Ponorogo Ipong Muchlisonni dan sejumlah Forkopimda Kabupaten Ponorogo.

Pria yang akrab disapa Kang Pri ini menegaskan, dirinya baru mengetahui kepastian anaknya menjadi salah satu korban dari tragedi Tsunami Banten pada hari Senin (24/12) kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB. Usai dipastikan menjadi korban, keluarga segera menyiapkan kepulangan jenazah Dyllan ke Ponorogo. “Mama, adik dan suaminya terus mendampingi di Jakarta. Kebetulan, saya kemarin posisi di Yogyakarta. Jadi langsung ke Ponorogo usai (Dyllan) dipastikan menjadi korban,” ujar Kang Pri.

Baca Juga :  Ratusan Pekerja KAI Daop 7 Madiun Divaksinasi

Bagaimana sosok Dyllan di mata keluarga? Kang Pri yang juga anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra ini menuturkan bahwa suami vokalis band Seventeen ini merupakan sosok wanita yang mandiri semenjak remaja. Usai menempuh pendidikan dasar di Ponorogo, anak kedua dari tiga bersaudara ini melanjutkan SMP di Yogyakarta. Dan pendidikan menengahnya dilanjutkan di Jakarta. “Dia anak mandiri. Sebelumnya di Jakarta tinggal di apartemen. Kebetulan 2014 saya dinas di Jakarta, baru saat itu kami berkumpul bersama di rumah dinas saya,” terang Kang Pri.

Masih cerita Kang Pri, sebelum menjadi korban Tsunami, Dyllan pada hari Jumat (21/12) lalu, sempat mendampingi kampanye Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno di Ponorogo. Dan pada Sabtu dini hari pukul 02.00 WIB, langsung menuju bandara untuk bertolak ke Jakarta. “Sampai di Bandara Cengkareng (Soekarno-Hatta), Dyllan tidak langsung pulang. Tapi langsung ke lokasi acara. Katanya Ifan manggung di acaranya PLN,” ujar Kang Pri yang juga mantan ketua DPRD Ponorogo ini.

Baca Juga :  Hajatan Pernikahan di Ngawi Dibubarkan Polisi

Naas tidak bisa dihindari. Pada acara yang dikejar Dyllan itulah, akhir dari perjalanan hidup si putri cantik yang akan berkompetisi dalam Pileg 2019, sebagai calon anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil IX (meliputi Ponorogo sekitar) ini. “Saya kira, musibah itu adalah jalan hidup. Dijalani saja,” tutup Supriyanto. (ls)

 

Berikut potret suasana di rumah duka di Ponorogo:

 

 

Berita Terkait

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
Camat Ngadirojo Nilai Program TAMASYA Solusi Tepat Bagi Tumbuh Kembang Buah Hati
Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
Rumah Terapi TANDA CINTA di Kecamatan Ngadirojo Bukti Pemerintah Hadir untuk Semua Warganya
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Sabtu, 18 April 2026 - 19:52 WIB

Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026

Selasa, 14 April 2026 - 11:51 WIB

Camat Ngadirojo Nilai Program TAMASYA Solusi Tepat Bagi Tumbuh Kembang Buah Hati

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Berita Terbaru