Menu

Mode Gelap

Daerah · 8 Agu 2021 15:33 WIB

·

Tidak Lebih Dari 24 Jam Pelaku Pembunuhan Gadis Cantik Asal Nawangan Berhasil Diamankan Polres Pacitan


					Tidak Lebih Dari 24 Jam Pelaku Pembunuhan Gadis Cantik Asal Nawangan Berhasil Diamankan Polres Pacitan Perbesar

LINTAS7.NET, PACITAN-Dalam waktu kurang dari 24 jam pelaku pembunuhan yang menggegerkan warga Pacitan berhasil diamankan Satreskrim Polres Pacitan. Irfan Muslim pelaku pembunuhan ditangkap di wilayah Kabupaten Subang Jawa Barat Jum’at kemarin (6/8/2021).

“Tersangka pelaku pembunuhan dari Dewi Sukma Anjani atas nama Irfan Muslim yang bersangkutan ini kita tangkap dalam waktu kurang dari 24 jam,” jelas Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono dihadapan awak media.

Kapolres menambahkan kerja keras satreskrim Pacitan dan kemajuan teknologi berhasil menangkap pelaku. Smartphone milik korban yang dibawa sama pelaku diketahui keberadaanya di Subang Jawa Barat.

“Alhamdulillah setelah dihubungi pelakupun tergerak hati untuk menyerahkan diri di polsek setempat dan mengakui perbuatannya,” imbuh Kapolres.

Kronologi terjadinya pembunuhan warga asal Nawangan tersebut baik pelaku dan korban itu sebenarnya masih ada hubungan saudara. Diketahui rupanya pelaku ini menyimpan rasa cinta kepada korban namun gayung tidak bersambut bertepuk sebelah tangan.

Peristiwa mengenaskan pembunuhan gadis cantik dan periang ini berawal ketika korban diajak pelaku jalan-jalan pada hari Kamis (5/8/2021) untuk mengurus dokumen kendaraan di Pacitan berlanjut menikmati keindahan Pantai Watu Karung, Sentono Gentong dan Patok Koang.

Di tempat terakhir inilah peristiwa pembunuhan itu terjadi. Pelaku cemburu setelah melihat status foto seorang lelaki di smartphone korban. Pelaku memaki-maki korban secara gelap mata mengambil batu dan dihantamkan berkali-kali ke kepala korban hingga tewas. Selanjutnya pelaku menelanjangi korban dan sempat melakukan aksi pelecehan seksual.

“Dalam keadaan sudah tidak sadarkan diri entah hidup atau mati si pelaku ini mencabuli korban dengan memasukkan tangannya ke dalam area sensitif korban. Niatnya untuk memperkosa namun karena tidak bangun hanya di tempel-tempelkan saja dan mengeluarkan cairan putih. Dan hasil otopsi juga ada luka di dinding rahim,” jelas Wiwit Ari Wibisono.

Dari pengakuan tersangka hanya karena cemburu melihat foto seorang lelaki yang ada di smartphone milik korban.

“Saya cemburu dan emosi melihat ada foto seorang lelaki di smartphonenya. Saya pukul dengan batu sebanyak lima kali terus saya buka celananya,” kata Irfan Muslim.

Saat ini tersangka berada di Mapolres Pacitan untuk menjalani proses hukum. Polisi menjerat pasal berlapis dengan pasal 338 atau pasal 240 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

“Sementara kita kenakan pasal 338 namun tidak menutup kemungkinan dijerat dengan pasal 340 kalau terbukti perbuatan itu direncanakan,” pungkasnya.

Saat konferensi pers, polisi juga menggelar sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian, tas hitam, dan KTP korban. Adapun dari tersangka diamankan smartphone, BPKB, STNK, dan kunci kontak motor. Di sita pula dokumen pribadi atas nama tersangka, uang tunai Rp 690 ribu, dan batu yang digunakan untuk memukul korban. (IS/RIS/red)

Artikel ini telah dibaca 9.441 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Polres Pacitan Angkat Anak Yatim Piatu Yang Orang Tuanya Meninggal Dunia Karena Terpapar Covid-19

17 September 2021 - 10:49 WIB

Bupati Olah Sampah Tak Bisa Terurai Menjadi Briket

16 September 2021 - 17:40 WIB

Pacitan Berpotensi Diterjang Gelombang Tsunami 28 Meter?

11 September 2021 - 16:30 WIB

Kehilangan Dua Kader Terbaiknya, Partai Demokrat Magetan Gelar Doa Bersama

7 September 2021 - 13:29 WIB

Operasi Tumpas Narkoba, Polisi Juga Membagikan Masker dan Hadiah

2 September 2021 - 11:51 WIB

Fraksi Demokrat Sikapi Vandalisme “PKI” di Kantor DPC PDI

23 Agustus 2021 - 18:09 WIB

Trending di Daerah