Menu

Mode Gelap
Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun  Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji

Madiun · 22 Jan 2020 08:40 WIB ·

Tiga OPD Pemkab Madiun Dapat Rapor Merah Dari Ombusman Jatim


 Tiga OPD Pemkab Madiun Dapat Rapor Merah Dari Ombusman Jatim Perbesar

MADIUN – Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian dan Dinas Sosial Kabupaten Madiun mendapat rapor merah dari Ombusman perwakilan Jawa Timur saat menyampaikan penilaian atas standar pelayanan publik tahun 2019 kepada Bupati Madiun di Pendopo Ronggo Djoemeno, Selasa (21/1/2020).

“Itu yang menjadi PR Pemkab Madiun sehingga ke depan harus segera diperbaiki,” terang Muchlikun Hadi dari Ombusman Perwakilan Jawa Timur.

Tercatat ada 55 produk pelayanan di masing-masing bidang pelayanan publik yang menjadi standar penilaian ombusman. Untuk Kabupaten Madiun sendiri rata-rata nilainya baik namun tipis, sehingga segera perlu adanya perbaikan. Kunjungan ini bertujuan untuk menjadikan percepatan pembangunan di Kabupaten Madiun.


Bupati Madiun Ahmad Dawami menerangkan, kunjungan Ombusman ini juga merupakan tindak lanjut dari penghargaan yang diterima Pemkab Madiun tentang kepatuhan pelayanan publik yang diserahkan tahun lalu di Jakarta.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini menyampaikan terimakasih kepada Ombusman yang telah memberikan penilaian terhadap standar pelayanan publik Pemkab Madiun.

Menanggapi masih adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun yang mendapatkan raport dengan nilai merah, Kaji Mbing mengaku sudah melakukan perbaikan untuk tahun 2020. Salah satunya penerangan jalan umum di ruas-ruas jalan Kabupaten Madiun.

“Kita melakukan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk melakukan pengerjaan tersebut dan sekarang prosesnya sudah sampai di Bappenas,” terangnya.

Menurut Bupati, penghargaan itu bukan sesuatu yang terlalu dibanggakan, ini adalah pengingat bahwa Pemkab wajib bisa memiliki standar pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Kita sekarang sebenarnya sudah memperbaiki apa yang menjadikan penilaian itu jelek. Karena Penilaian yang dilakukan Ombusman itu di tahun 2019 waktu saya baru menjabat sebagai Bupati dan ini tindak lanjut dari penghargaan tahun kemarin,” ungkapnya.

Bupati berharap kedepan mendapatkan penilaian yang jelek-jeleknya saja, sehingga bisa segera melakukan perbaikan karena hal itu menyangkut kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun.

“Kita lihat riilnya di lapangan, yang baik belum tentu dapat diterima seluruh masyarakat Kabupaten Madiun, sehingga kita melihat sisi prioritas untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” tandasnya. (ant/red)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan 

2 Desember 2022 - 23:40 WIB

Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

30 November 2022 - 15:41 WIB

Pecah !!! Ribuan Orang Ikuti Jalan Pagi Bareng Bupati, Rayakan HUT ke-4 Pujasera Jiwan

27 November 2022 - 18:23 WIB

Ratusan Peserta Ikuti Ujian Tulis Penerimaan Perangkat di Dua Desa di Kecamatan Madiun

26 November 2022 - 20:07 WIB

Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo 

25 November 2022 - 18:43 WIB

Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP 

21 November 2022 - 13:02 WIB

Trending di Madiun