Uji Beban Lancar, Rel Baru Siap Difungsikan

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2019 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintas7.net, MADIUN – Setelah menemukan beberapa catatan pada uji beban jalur rel baru pada Selasa (24/9/2019) lalu, PT KAI Daop 7 Madiun kembali melakukan uji beban ketahanan rel baru antara Stasiun Babadan sampai Stasiun Geneng, Senin (14/10/2019).

Uji beban jalur baru yang kedua ini menempuh jarak sekitar 26 kilometer menggunakan satu lokomotif dan satu kereta makan pembangkit (KMP) dengan tekanan 18 ton dan melaju hingga kecepatan 90 km/jam.

Kecepatan maksimum dalam uji beban kedua, Senin (14/10/2019).

Vice President PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun, Wisnu Pramudyo mengatakan, uji beban ini bertujuan untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran saat akan dilakukan Switch Over (pengalihan jalur lama ke jalur baru).

Menurut Wisnu, uji beban hari ini temuannya minor sekali dibandingkan sebelumnya. Sejumlah catatan yang ditemukan pada uji beban pertama seperti goyangan pada jalur di atas jembatan serta di perlintasan, sudah dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Ruang bebas pada jalur baru juga terjamin.

Baca Juga :  Petani Wonoasri Temukan Ribuan Keping Uang Kuno

“Uji hari ini temuannya minor sekali, sudah dilakukan perbaikan terhadap temuan sebelumnya, jadi Switch Over bisa dilaksanakan mulai Rabu (16/10/2019) untuk seluruh kereta api yang lewat di wilayah Daop 7,” kata Wisnu.

Wisnu menjelaskan, pekerjaan jalur ganda di Daop 7 dikerjakan oleh pihak Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjenka) melalui Satuan Kerja (Satker).

Pekerjaan ini sementara terbagi dua paket. Paket pertama Jalur Ganda Madiun Jombang (JGMJ) sepanjang 74 Kilometer, dan sudah dioperasionalkan sejauh 54 kilometer mulai dari Stasiun Baron sampai dengan Stasiun Babadan. Untuk Stasiun Jombang sampai dengan Baron menyusul berikutnya. Sedangkan paket kedua adalah Jalur Ganda Madiun Kedungbanteng (JGMK) sepanjang 57 kilometer.

Baca Juga :  Serdik Sespimmen Sespim Polri Sosialisasikan Bahaya Narkoba

“Targetnya, seluruh lintas di Daop 7 sebelum 1 Desember selesai,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Switch Over, lanjut Wisnu, pihak Satker paket JGMK diminta pararel melakukan sosialisasi pada wilayah yang dilalui jalur ganda tersebut, khususnya di pintu-pintu perlintasan agar dipasang spanduk. Termasuk informasi kepada awak media terkait pemberitahuan pengoperasian jalur ganda.

“Ada sekitar 7 perlintasan resmi terjaga, 9 perlintasan tak terjaga tapi menggunakan Early Warning System (tanda KA akan lewat), 4 perlintasan tak terjaga tanpa EWS, 1 Fly Over, dan 2 Underpas,” terang Wisnu. (ant)

Berita Terkait

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Penerimaan Negara Tembus Rp457,9 Miliar, Bea Cukai Madiun Optimistis Lampaui Target 2026
Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:17 WIB

Penerimaan Negara Tembus Rp457,9 Miliar, Bea Cukai Madiun Optimistis Lampaui Target 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 23:20 WIB

Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa

Berita Terbaru