Menu

Mode Gelap
Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo  Empati Bencana Cianjur, SMK PGRI 2 Ponorogo Galang Dana dan Shalat Ghoib Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP  Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

Nasional · 8 Mar 2019 23:28 WIB ·

Urgen! Korban Banjir Ngawi, Butuh Pembalut, Popok dan Lilin


 Urgen! Korban Banjir Ngawi, Butuh Pembalut, Popok dan Lilin Perbesar

NGAWI – Diyakini untuk sekarang ini kebutuhan yang sangat urgen atau diperlukan para korban banjir tidak lain pembalut dan lilin penerangan. Ungkap salah satu korban banjir warga Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Ngawi yang masih bertahan dirumahnya mengatakan sangat memerlukan pembalut/popok anak-anak dan lilin.

“Kalau makanan saya kira masih cukup yang dibutuhkan popok (pembalut – red) dan lilin. Soalnya lampu listriknya sejak dua hari lalu padam,” terang Sartini, Jum’at, (08/03/2019).

Alasanya, mau membeli keluar ke toko ataupun pasar akses jalanya terisolasi genangan banjir setinggi 60 centimeter sampai 1 meter lebih. Dari tiga hari ini rata-rata yang diterima hanya sebatas nasi bungkus dan mie instan.

“Tolong ya mas sampaikan kalau mau mengirim bantuan yang ada popok sama lilin. Susah pokoknya kalau punya anak kecil-kecil seperti saya ini,” ungkapnya.

Sartini menambahkan, banjir kali ini merupakan terparah sejak 12 tahun lalu tepatnya 2007. Untuk mengantisipasi datangnya banjir bebernya, tidak ada persiapan sama sekali sehingga hanya mampu bertahan dirumahnya yang terendam banjir hampir seukuran dada orang dewasa.

Sementara Eko Heru Tjahjono Kepala BPBD Ngawi bantuan yang sudah terkumpul mampu memenuhi kebutuhan para korban banjir. Ia membenarkan, bantuan yang disalurkan BPBD sifatnya variatif mulai selimut, pembalut, dan makanan siap saji dan sebagian diantaranya lilin.

“Sejauh ini masih tercukupi namun bantuan masih kita butuhkan terutama pakaian anak-anak termasuk pembalut itu,” terang Heru.

Kemudian banjir memasuki hari ketiga ini tercatat sesuai data terakhir BPBD Ngawi menenggelamkan 3.825 rumah dari 25 desa dan 6 kecamatan meliputi Kwadungan, Pangkur, Karangjati, Padas, Ngawi Kota dan Geneng. Dari data itu, 3.807 Kepala Keluarga (KK) diantaranya harus dievakuasi dari total 6.090 KK. (en*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan, 36 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi Disita

23 November 2022 - 21:08 WIB

Keliling Sudimoro, Bupati Aji Kunjungi Korban Tanah Longsor

23 November 2022 - 11:55 WIB

Brimob hingga Tim Trauma Healing Diterjunkan Polri Untuk Bantu Penanganan Gempa Cianjur 

21 November 2022 - 19:57 WIB

Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP 

21 November 2022 - 13:02 WIB

Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

20 November 2022 - 12:33 WIB

Komplotan Spesialis Pencurian Pikap Diringkus Polisi

18 November 2022 - 22:32 WIB

Trending di Peristiwa