Mulai 2027, Akses Bansos Pacitan Disiapkan Berbasis Digital

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan bersiap menerapkan sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital pada semester pertama 2027. Melalui sistem ini, Identitas Kependudukan Digital (IKD) akan menjadi pintu masuk pengusulan bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan, Dodik Soemarsono, mengatakan digitalisasi tersebut bertujuan menyederhanakan proses pengusulan bantuan sekaligus mengintegrasikan data penerima dengan berbagai basis data pemerintah.

“IKD itu nanti menjadi pintu masuknya,” kata Dodik, Selasa (13/10/2026).

Melalui sistem baru tersebut, proses pengusulan yang sebelumnya membutuhkan sekitar sembilan tahapan administratif direncanakan dipangkas menjadi tiga tahapan.

Baca Juga :  Dua Desa di Kecamatan Punung Digelontor Dana Penanganan Dampak Kekeringan

Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan digunakan untuk pencocokan dengan sejumlah basis data, termasuk data sosial, BPJS, dan PLN.

Namun, penerapan kebijakan ini menghadapi tantangan. Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pacitan menunjukkan aktivasi IKD baru mencapai sekitar 4 persen.

Untuk mengatasi kendala akses digital, pemerintah menyiapkan agen pendamping yang membantu masyarakat, khususnya warga yang tidak memiliki telepon seluler atau kesulitan menggunakan layanan digital. Kebutuhannya diperkirakan mendekati 2.000 agen.

Baca Juga :  Ditinggal Mengairi Sawah, Rumah Dilalap Si Jago Merah

“Agent itu hanya membantu. Yang menentukan tetap sistem,” ujar Dodik.

Meski menawarkan proses yang lebih sederhana, digitalisasi bansos tetap membutuhkan data yang akurat dan mutakhir. Pemerintah juga perlu menyediakan mekanisme pengaduan dan perbaikan data agar masyarakat dapat mengoreksi informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Dengan rencana penerapan pada 2027, peningkatan aktivasi IKD, sosialisasi, dan pendampingan masyarakat menjadi pekerjaan penting Pemkab Pacitan. Tujuannya, transformasi digital tidak justru menyulitkan warga rentan dalam mengakses perlindungan sosial.

Berita Terkait

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga
Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami
Menjelajahi Muara Ngiroboyo dengan Paddle Board, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Alam Pacitan
Perkuat Tata Kelola Informasi Kebencanaan, BPBD Pacitan Kolaborasi dengan PWI
Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
APBD Pacitan 2027 Diproyeksikan Rp1,54 Triliun, Belanja Operasi Mendominasi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:00 WIB

PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Menjelajahi Muara Ngiroboyo dengan Paddle Board, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Alam Pacitan

Berita Terbaru