LINTAS7.NET, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya mengidentifikasi potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui survei potensi debit air di Luweng Banyu, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku.
Kegiatan survei tersebut bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan potensi debit air dari sumber yang ada, sekaligus mengukur kemungkinan pemanfaatannya sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah sekitar.
Survei ini menjadi tahapan awal yang penting sebelum dilakukan perencanaan pembangunan sarana dan prasarana air bersih. Melalui pengukuran debit air, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kapasitas sumber air, sehingga pemanfaatannya dapat direncanakan berdasarkan kondisi teknis dan kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, Suparlan, menegaskan bahwa identifikasi potensi sumber air merupakan bagian penting dalam menentukan langkah penanganan kebutuhan air bersih secara terencana.
“Survei ini dilakukan untuk mengetahui potensi dan kapasitas debit air yang tersedia. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya, sehingga apabila sumber air ini layak dikembangkan, perencanaannya dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Suparlan.
Menurutnya, pemanfaatan sumber air perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari ketersediaan debit, kondisi teknis di lapangan, kebutuhan calon penerima manfaat, hingga keberlanjutan sumber air sepanjang tahun.
Hasil survei diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pengembangan infrastruktur air bersih. Dengan demikian, pembangunan yang nantinya dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas, tetapi juga memastikan sumber air mampu mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain aspek teknis, perencanaan pengembangan sumber air juga perlu memperhatikan sistem distribusi, aksesibilitas, serta pengelolaan sarana agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Melalui langkah identifikasi tersebut, Dinas PUPR Pacitan diharapkan dapat mendorong pemanfaatan potensi sumber daya air secara efektif dan terukur, sekaligus mendukung pemerataan akses terhadap air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan peningkatan layanan air bersih.
Meski demikian, tindak lanjut dari survei ini tetap bergantung pada hasil pengukuran debit, kajian teknis, serta perencanaan dan ketersediaan anggaran untuk pengembangan infrastruktur.






