Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Masyarakat Kabupaten Pacitan diminta mewaspadai ancaman hantavirus di tengah musim kemarau panjang. Meski hingga Oktober 2026 belum ditemukan kasus penyakit tersebut di Pacitan, meningkatnya aktivitas tikus di lingkungan permukiman perlu menjadi perhatian.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pacitan, drg. Nur Farida, mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah risiko penularan penyakit yang berkaitan dengan hewan pengerat tersebut.

Baca Juga :  Bantu Warga Terdampak Covid-19, PWP Malang Salurkan Bantuan Sembako

“Meski di Pacitan masih belum ditemukan kasusnya, masyarakat tetap diimbau menjaga kebersihan,” ujarnya.

Hantavirus dapat menular melalui paparan partikel urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Masyarakat diimbau menghindari kontak langsung dengan tikus serta berhati-hati saat membersihkan area yang terdapat kotoran hewan tersebut.

Sementara itu, Dinkes Pacitan mencatat sebanyak 133 kasus leptospirosis sejak Januari hingga Oktober 2026. Meski jumlahnya lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.

Baca Juga :  Mengintip Ternak Sapi Perah Penghasil Ekonomi Warga di Tegalombo

Dinkes mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan rumah, menutup akses masuk tikus, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, serta menerapkan cara pembersihan yang aman untuk mengurangi risiko paparan.

Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala sakit setelah terpapar lingkungan yang berisiko.

 

Berita Terkait

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga
Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami
Menjelajahi Muara Ngiroboyo dengan Paddle Board, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Alam Pacitan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Mulai 2027, Akses Bansos Pacitan Disiapkan Berbasis Digital
Perkuat Tata Kelola Informasi Kebencanaan, BPBD Pacitan Kolaborasi dengan PWI

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:00 WIB

PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami

Berita Terbaru