Menu

Mode Gelap


					Forkopimda Imbau Masyarakat Jangan Takut Virus Corona

Forkopimda Imbau Masyarakat Jangan Takut Virus Corona

LINTAS7.NET, MADIUN – Kepanikan dan ketakutan yang berlebihan melanda masyarakat pasca virus Corona masuk Indonesia.

Untuk menangkal kepanikan dan ketakutan masyarakat yang berlebihan di Kabupaten Madiun, Forkopimda getol melakukan sosialisasi hidup sehat dengan berolahraga serta senantiasa menjaga kebersihan badan dan lingkungan.

Seperti yang digelar di Lapangan Alun-Alun Caruban Kabupaten Madiun pada Minggu (8/3/2020) pagi.

Forkopimda dengan formasi lengkap, berbaur dengan ribuan masyarakat berkumpul mengikuti olahraga senam yang dilanjut dengan sosialisasi hidup sehat berupa mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

“Acara ini ikhtiar kami dalam rangka menghilangkan ketakutan terkait virus corona. Virus corona itu bukan untuk ditakuti tetapi untuk dicegah. Pencegahannya hari ini kita lakukan sosialisasi, dan itu harus dilakukan dengan kebersamaan,” kata Bupati Madiun, Ahmad Dawami.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini menyampaikan bahwa selain sosialisasi kepada masyarakat, Forkopimda juga menginstruksi kepada jajaran masing-masing untuk melaksanakan hidup sehat dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

“Kita di Pemkab, seluruh dinas menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun. Nanti sampai ke desa dan di tempat-tempat umum pelayanan akan kita siapkan. Kita tidak boleh takut, karena kadangkala ketakutan itulah yang mendatangkan bahaya. Kita harus siap semuanya asalkan ada kebersamaan,” terangnya.

Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto menambahkan, pelaksanaan sosialisasi hidup sehat dengan olahraga bersama ini mengangkat tema Jawa Timur Sehat Madiun Sehat.

Kegiatan ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat khususnya warga Kabupaten Madiun untuk tidak perlu khawatir dan takut terhadap virus Corona. Karena rasa takut tersebut justru akan membawa hidup lebih tidak sehat.

“Polres Madiun mendukung program ini, supaya kita sama-sama hidup sehat dengan cara memberikan edukasi-edukasi agar masyarakat tidak ada rasa ketakutan,” ungkap AKBP Eddwi. (ant/red)