Tak Terpengaruh Pembelajaran di Rumah, Anggaran Pendidikan Tahun 2020 Nyaris Habis

- Jurnalis

Rabu, 24 Maret 2021 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Kebijakan pemerintah yang menetapkan kegiatan belajar di rumah selama hampir satu tahun tak mempengaruhi realisasi belanja urusan pendidikan Kabupaten Pacitan.

Di bidang pendidikan, serapan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pacitan mencapai angka 97,51 persen dari total belanja 111,1 Milliar rupiah.

Uang yang digunakan untuk membiayai program kegiatan pendidikan selama satu tahun anggaran 2020 sebesar 108,3 Milliar rupiah.

Realisasi belanja urusan pendidikan ratusan milliar di tengah kegiatan belajar di rumah diketahui dari Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Nota Keuangan Bupati tahun 2020.

Dalam laporan itu disebutkan dana ratusan milliar dipakai untuk membiayai 8 program pendidikan.

Baca Juga :  Punya Keunikan, Wisata Sungai Maron Mendapatkan Program CSR PT PLN Nusantara Power Up Pacitan

“Iya nanti dalam evaluasi akan kami pastikan penggunaan anggaran pendidikan di masa pandemi itu,” tutur Bendahara Komisi 2 DPRD Pacitan Ririn Subianti pada wartawan Rabu (24/3) siang.

Ririn berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terbuka dalam hal penggunaan anggaran tersebut. Transparansi dinilai penting sebagai bentuk tanggung jawab pada masyarakat.

“Terkait penggunaan anggaran di era pandemi tahun 2020 ini kami harapkan tetap ada transparansi. Kalau tidak ada transparansi nanti akan menimbulkan kecurigaan masyarakat khususnya orang tua wali murid yang banyak mengeluh dengan kegiatan belajar dari rumah atau secara daring,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Canangkan Program Satu Desa Satu Hektar Jagung

Politisi perempuan yang juga Anggota Badan Kehormatan DPRD Pacitan itu meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meyakinkan masyarakat bahwa anggaran pendidikan senilai ratusan milliar pada masa pandemi digunakan dengan baik dan benar.

Diketahui, bidang pendidikan jadi salah satu sektor yang terdampak langsung wabah Coronavirus (COVID-19). Selama pandemi berlangsung kegiatan belajar mengajar tatap muka diubah menjadi pembelajaran secara virtual atau daring.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pacitan, Daryono belum merespon konfirmasi sejumlah awak media. (IS).

Berita Terkait

Edwin Aji Pimpin PWI Pacitan, Bawa Energi dan Gagasan Anak Muda
Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:50 WIB

Edwin Aji Pimpin PWI Pacitan, Bawa Energi dan Gagasan Anak Muda

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Berita Terbaru