Produk Batik Halal Mulai Dikembangkan di Jawa Timur

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Dorong diversifikasi produk kelapa sawit serta promosi produk halal di Jawa Timur, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengadakan workshop pembuatan malam batik berbahan kelapa sawit di Parai Teleng Ria Pacitan, Jawa Timur.

Pembukaan workshop ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Tim Pengembangan Jasa Industri BBSPJIKB, Aan Eddy Antana, didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Diskuperin) Pacitan, Prayitno, serta Kepala Divisi UKM dan Koperasi BPDPKS, Helmi Muhansyah.

Aan Eddy Antana menjelaskan, pemilihan Pacitan sebagai lokasi kegiatan karena kabupaten ini memiliki potensi perkebunan sawit yang luas serta banyak pengrajin batik yang telah dikenal di tingkat nasional.

Baca Juga :  KPU Tetapkan Aji-Gagarin Pasangan Bupati Wakil Bupati Terpilih

Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Oktober 2024. Workshop ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Pacitan, yang terdiri dari pelaku usaha batik dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Para peserta akan diajari cara memanfaatkan turunan kelapa sawit sebagai bahan dasar malam batik yang terjamin kehalalannya,” ujar Aan dalam sambutannya.

Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga akan memperoleh sertifikat serta kesempatan mengikuti uji kompetensi yang diakui secara nasional oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Aan juga menekankan pentingnya kegiatan ini, mengingat pada tahun 2026 mendatang, produk batik akan diwajibkan memiliki sertifikat halal sesuai dengan kebijakan nasional.

“Kedepannya, jika penerapan sertifikasi halal pada produk batik akan benar-benar diwajibkan, dan teman-teman pelaku industri kecil menengah (IKM) telah siap untuk mendukung kebijakan ini.”lanjutnya.

Baca Juga :  Soal Pilbup 2024, Ronny Wahyono: Seperti Air Mengalir Saja  

Kepala Diskuperin Pacitan, Prayitno, menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing para pengrajin batik di Pacitan.

“Dengan meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan dan kehalalan produk, diharapkan ini bisa membawa manfaat besar, baik untuk industri batik maupun sektor perkebunan sawit,” kata Prayitno.

Helmi Muhansyah dari BPDPKS menambahkan, melalui workshop ini, pihaknya ingin mempromosikan manfaat kelapa sawit bagi sektor usaha kecil di Pacitan dan Jawa Timur, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen, dengan UKM sebagai salah satu pendorong utamanya,” tutupnya.

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru