Museum dan Galeri Seni SBY*ANI Wisata Edukasi dan Perjuangan di Pacitan

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Museum dan Galeri Seni SBY*Ani kini hadir sebagai obyek wisata yang sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke Kabupaten Pacitan. Destinasi ini menawarkan pengalaman edukatif yang menarik, terutama bagi pecinta ilmu pengetahuan, dunia militer, dan pengagum Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Museum ini menjadi saksi sejarah perjalanan hidup SBY, dari masa kecilnya di Pacitan hingga menjadi pemimpin bangsa. Rekam jejak perjuangan SBY, serta kebijakan yang diambil selama 10 tahun masa jabatannya, dapat dipelajari secara mendalam oleh pengunjung. Sejarah hidup SBY diabadikan dengan cara yang profesional, menjadikan museum ini tidak hanya menarik tetapi juga edukatif.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyatakan, “Keberadaan Museum dan Galeri Seni SBY*ANI sangat berarti bagi Pacitan. Kami yakin museum ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.” Museum ini telah menarik perhatian wisatawan domestik maupun asing, berkontribusi pada peningkatan perekonomian lokal di Kota 1001 Goa.

Baca Juga :  Tanah Longsor Terjang Pacitan, Satu Orang Meninggal Tertimbun Material Longsoran

Untuk mengunjungi museum, pengunjung dikenakan tarif Rp 50 ribu untuk wisatawan lokal, Rp 25 ribu khusus masyarakat Pacitan, dan Rp 100 ribu untuk wisatawan mancanegara. Museum ini buka dari Rabu hingga Senin, pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dan tutup pada hari Selasa.

Setibanya di museum yang megah di tepi Jalan Lintas Selatan Pacitan-Hadiwarno, pengunjung akan disambut oleh main hall yang luas, menampilkan foto SBY dan almarhumah Ani Yudhoyono, serta lukisan-lukisan yang menggambarkan perjalanan hidup SBY.

Pengunjung dapat melihat replika tempat tinggal SBY semasa kecil, termasuk diorama yang menggambarkan momen merayakan kemerdekaan. Selain itu, terdapat informasi mengenai pendidikan militer SBY di Akademi Militer Magelang, serta perjalanan politiknya selama dua periode kepemimpinan.

Baca Juga :  Ketua FPPA Menekankan Pentingnya Netralitas Media Dalam Kontestasi Pemilukada

Museum ini juga menghormati Ani Yudhoyono sebagai ibu negara, menampilkan prestasi dan kontribusinya. Ruang perpustakaan dengan 1.500 koleksi buku, yang bisa dipinjam untuk dibaca di tempat, menjadi daya tarik tambahan.

Dengan semua yang ditawarkan, Museum dan Galeri Seni SBY*ANI adalah destinasi yang memberikan pengalaman berharga tentang sejarah bangsa. Untuk menikmati seluruh koleksi, disarankan pengunjung menyediakan waktu 2-3 jam. Pastikan untuk mengunjungi museum ini pada hari Rabu hingga Senin, karena tutup pada hari Selasa. (red/adv)

 

Berita Terkait

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut
Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo
Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro
Pengajian Umum Momen Lebaran, Camat Ngadirojo Serukan Persatuan dan Kerukunan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terbaru